Mendikbud Apresiasi Walikota Padang Gelar Kompetisi GSI

0

JAKARTA (Suara Karya): Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy memberi apresiasi kepada Walikota Padang, Mahyeldi Ansharulla atas digelarnya kompetisi Gala Siswa Indonesia (GSI) di kota itu.

“Keikutsertaan Kota Padang dalam GSI menunjukkan komitmen yang sama untuk memajukan sepakbola di Indonesia,” kata Mendikbud Muhadjir Effendy usai membuka GSI di Lapangan Imam Bonjol, Kota Padang, Jumat (6/7).

Pembukaan Kompetisi GSI ditandai dengan dua orang peserta didampingi Mendikbud berlari mengelilingi lapangan sebanyak 2 kali putaran. Meski sudah berusia kepala 6, usai berlari Muhadjir tetap terlihat bugar.

Ditambahkan, komitmen kuat dari pemerintah daerah kabupaten/kota atas GSI dibutuhkan, karena kompetisi itu tak hanya membutuhkan dana, tetapi juga tenaga dalam mencari siswa usia sekolah menengah pertama yang berbakat dalam sepak bola.

“Kompetisi GSI digelar mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat nasional. Jadi tidak bisa main-main. Butuh dukungan kuat dari bupati atau walikota agar GSI terselenggara dengan baik di daerah,” tuturnya.

Muhadjir mengemukakan, pelaksanaan GSI merupakan amanah dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Presiden minta Kemdikbud membuat kegiatan yang dapat membangun sejumlah karakter baik pada siswa, tetapi juga bisa memajukan dunia persepakbolaan di Indonesia.

“Lewat GSI, kami ingin mengajarkan pada siswa tentang karakter pantang menyerah, bermain jujur, kekompakan tim dan sehat. Selain menemukan bibit muda potensial dalam persepakbolaan di Indonesia,” ujarnya.

Ditambahkan, para pemenang di GSI nantinya akan diikutkan dalam seleksi pemain sepak bola profesional oleh organisasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni). Diharapkan tumbuh bibit-bibit baru dalam dunia sepakbola di Tanah Air.

Sementara itu, Walikota Padang, Mahyeldi Ansharulla mengatakan, pihaknya memberi dukungan atas GSI karena disadari upaya memajukan sepakbola di Indonesia tak bisa dilakukan satu pihak.

“Selain itu bonusnya adalah makin banyak anak-anak di kota Padang menjadi lebih sehat. Karena baik yang main bola maupun menonton menjadi aktif. Ini penting karena anak sekarang kurang gerak akibat terlalu lama main gadget,” ucapnya.

Disebutkan sekolah dari 3 kecamatan berhasil masuk ada 14 SMP. Jadwal pertandingan dilakukan 6 Juli 2018 untuk Kecamatan Padang Timur dan Padang Utara. Pada 7 juli untuk pertandingan Kecamatan Padang Timur melawan Kecamatan Nanggalo.

“Pertandingan Kecamatan Nanggalo melawan Kecamatan Padang Utara digelar pada 8 Juli,” kata Mahyeldi menandaskan. (Tri Wahyuni)