Mendikbud: Distribusi KIP Tahun Ini Capai Target

0
(suarakarya.co.id/Tri Wahyuni)
JAKARTA (Suara Karya): Distribusi Kartu Indonesia Pintar (KIP) saat ini mencapai target, yakni lebih dari 80 persen. Hal itu bisa terjadi karena prosesnya melibatkan 3 institusi, yaitu Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Kementerian Sosial (Kemsos) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

“Data yang digunakan pun bukan murni dari sekolah, tetapi diambil dari Dapodik (Data Pokok Pendidikan) dan data Kemsos. Jumlahnya sebanyak 17.9 juta orang,” kata Mendikbud Muhadjir Effendy disela diskusi dalam Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2019 di Sawangan, Depok, Senin (11/2/2019) malam.

Mendikbud menambahkan, pemerintah mempermudah proses pencairan dana KIP. Karena KIP yang diberikan tak sekadar kartu identitas, melainkan kartu tabungan yang bisa digunakan untuk menarik uang lewat ATM (anjungan tunai mandiri).

“Kalau tidak diambil, uangnya pun tidak hilang tetapi disimpan sebagai tabungan,” katanya.

Proses distribusi KIP yang makin lancar mendapat pujian dari Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Suhartini. Dihubungi disela acara RNPK 2019, ia mengatakan, kelancaran itu membantu siswa memenuhi kebutuhannya untuk keberlangsungan pendidikan.

“Program Indonesia Pintar sangat bagus. Kami berterima kasih kepada Pemerintah atas dukungannya terhadap siswa dari keluarga tidak mampu sehingga dapat melanjutkan pendidikannya,” ujarnya.

Suhartini menilai, peningkatan akses pendidikan bagi keluarga tidak mampu merupakan salah satu kunci untuk mengurangi kesenjangan. Diharapkan, pendidikan yang merata akan segera terwujud.

Ia menyebut jumlah penerima KIP di Kota Mataram saat ini tercatat ada sebanyak   17.078 siswa SD dan 20.977 siswa SMP. Pemkot Mataram akan sosialisasi secara intensif ke sekolah terkait teknis penyaluran dan pencairan dana tersebut.

“Bila perlu guru mendampingi siswa  dalam proses pencairan dana manfaat PIP , tanpa memungut serupiah pun dari siswa,” ujarnya.

Ditambahkan, sosialisasi PIP dilakukan secara rutin agar penyalurannya tepat sasaran. “Sebelum mulai penyaluran KIP, kami kumpulkan semua kepala sekolah di Kota Mataram untuk pengarahan teknis,” katanya.

Sebagai informasi, hingga Desember 2018, tercatat dana PIP yang disalurkan mencapai sebesar Rp42,8 triliun. (Tri Wahyuni)