Mengkhawatirkan, Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di RS Makin Turun

0

JAKARTA (Suara Karya): Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengingatkan masyarakat untuk ikut membantu memutus mata rantai penularan virus corona disease (covid-19). Pasalnya, angka kesembuhan pasien covid-19 di rumah sakit terus menurun sejak November 2020.

“Pada November, angka kesembuhan ada di posisi 84,57 persen dari rata-rata global. Namun saat ini angka itu turun 2,75 persen menjadi 81,82 persen,” kata Doni dalam webinar: “Kaleidoskop Kebencanaan 2020 dan Prediksi Fenomena Serta Potensi Bencana Tahun 2021” pada Selasa (28/12/20).

Doni mengakui, selama 10 bulan penanganan covid-19 di Tanah Air, belum ada satu pun yang dapat mengetahui kapan pandemi ini akan berakhir. Kondisi yang sama juga dialami sebagian besar negara di dunia. Mereka hingga kini masih berlomba mengendalikan penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut.

Berkaca dari berbagai dinamika yang dihadapi Indonesia dalam penanganan covid-19, Doni masih melihat ada langkah positif yang pernah diraih.

Menurut catatan, Indonesia pernah mengalami kenaikan kasus covid-19 yang siginifikan pada akhir September 2020. Pemerintah Indonesia melalui Satgas Penanganan Covid-19 berhasil menekan kasus hingga berada jauh di posisi rata-rata global pada 10 November 2020.

“Berkat upaya bersama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan masyarakat, kita berhasil menekan kenaikan kasus positif hingga angka 12,2 persen dari rata-rata kasus global pada 10 November 2020,” ujarnya.

Namun Doni menyayangkan, keberhasilan itu tak bertahan lama. Pada Desember ini, terjadi penurunan tingkat kesembuhan pasien covid-19 hingga 2,7 persen dari angka global. Hal itu disebabkan adanya ketidakpatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Yang semula angka kesembuhan ada di posisi 84,57 persen dari rata-rata global, tetapi saat ini menurun 2,75 persen menjadi 81,82 persen,” katanya.

Adanya penurunan angka kepatuhan yang memicu tingkat kesembuhan pasien Covid-19, Doni kembali mengingatkan, upaya untuk menekan pandemi di Tanah Air harus dilakukan secara serentak dan bersama-sama.

Jika seluruh komponen dapat bergerak bersama untuk saling mengingatkan betapa pentingnya protokol kesehatan 3M untuk memutus mata rantai penularan, Doni optimis kasus covid-19 dapat diturunkan seperti pada periode sebelumnya.

“Kita tidak cukup hanya diri sendiri yang disiplin, tetapi membiarkan orang lain di sekitar kita tidak disiplin. Itu membuka peluang bagi siapa pun, cepat atau lambat akan terpapar covid-19,” kata Doni menegaskan. (Tri Wahyuni)