Menhub Kirim Tim Investigasi ke Danau Toba

0
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Ist)

JAKARTA (Suara Karya): Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengirimkan tim gabungan untuk melakukan investigasi terhadap kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara.

“Hari ini saya menugaskan Tim Gabungan, meliputi Dirjen Perhubungan Darat, Ketua KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi), Ketua Basarnas, dan Direktur Utama PT Jasa Marga, berangkat ke Danau Toba,” kata Budi Karya menjawab pertanyaan wartawan, saat melakukan peninjauan di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Selasa (19/6).

Budi Karya mengatakan hal itu menanggapi tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, di Sumatera Utara, Senin (18/9) sore.

Menurut Budi Karya, tim gabungan berangkat ke Danau Toba untuk melakukan klarifikasi penyebab tenggelamnya kapal motor maupun untuk memastikan korban yang hilang dapat ditemukan lebih cepat.

Pada kesempatan tersebut, Budi Karya juga menyatakan duka cita mendalam kepada keluarga korban penumpang KM Sinar Bangun yang meninggal dunia, serta penumpang yang masih status hilang.

“KNKT akan melakukan klarifikasi apa penyebab tenggelamnya kapal motor itu. Dari penyebab kecelakaan tersebut akan dilakukan tindaklanjut. Informasi sementara yang kami peroleh, saat kejadian kecelakaan ada angin keras yang berhembus sehingga ombak menjadi besar dan kapal jadi tidak stabil,” katanya.

Budi Karya juga menjelaskan, Danau Toba menjadi salah satu dari 10 destinasi wisata andalan Indonesia dan Pemerintah telah membangun infrastruktur jalan raya dan Bandara Silangit di Siborong-borong, dekat Danau Toba.

“Dampaknya semakin banyak turis mancanegara ke Danau Toba,” katanya.

Karena itu, kata dia, kecelakaan KM Sinar Bangun ini akan menjadi evaluasi dan konsolidasi bagi Pemerintah soal pengadaan kapal-kapal di Danau Toba.

“Pemeritah akan menambah satu kapal feri pada tahun ini dan meminta swasta dapat menyediakan dua kapal feri di Danau Toba,” katanya. (Singgih)