Menpora : Pertahankan Raihan WTP dari BPK Tahun Mendatang

0

JAKARTA (Suara Karya) : Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali bersyukur, kementerian yang dipimpinnya meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan tahun anggaran ketiga (hattrick) sejak tahun 2019, 2020 dan 2021.

“Raihan WTP secara berturut-turut ketiga kalinya bukan hanya hasil kerja keras saya semata. Namun semua itu melainkan hasil kerja semua pejabat yang ada di Kemenpora mulai dari Sesmen, Deputi, Sesdep, Asdep, Kepala Biro, Tenaga Ahli, Staf Ahli, Staf Khusus dan semua pegawai Kemenpora,”tegas Menpora di Jakarta, Rabu (13/7/2022).

Selain itu, ditekankan Menpora Amali bahwa capaian ini bisa diraih karena semua pihak di Kemenpora sudah punya tekat dan komitmen untuk bergerak bersama melakukan perubahan terutama dalam penataan tata kelola birokrasi yang berkelanjutan.

Menpora Amali mencontohkan, semua bantuan fasilitas pada cabang-cabang olahraga untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional saat ini dilakukan secara terbuka. Tidak ada lagi negosiasi-negosiasi dan bahkan dana berapa yang diberikan, diusulkan, dan disetujui disaksikan wartawan dari berbagai media.

“Demi prinsip keterbukaan dan akuntabilitas dan tentu teman-teman bisa memantau pelaksanaannya di lapangan, alhamdulillah sampai sekarang berjalan dengan baik” katanya.

Menpora Amali menyampaikan raihan WTP ini mendapat sambutan yang baik dari para pimpinan induk cabang olahraga. Sehingga menurutnya, pimpinan cabor menilai proposal anggaran yang diajukan mereka direview secara fair oleh tim dari akademisi, praktisi, dari internal Kemenpora.

“Ini yang membuat kita selangkah demi selangkah ada perbaikan di tata kelola birokrasi yang ada di Kemenpora. Sehingga laporan keuangan kami mendapatkan status WTP,”paparnya.

Hal ini diharapkan bisa dipertahankan, sebab percuma mencanangkan prestasi-prestasi olahraga kalau tata kelola tidak dibenahi. Oleh karena itu, perbaikan tata kelola menjadi program prioritas nomor satu di Kemenpora.

“Kami yakin dengan tata kelola yang baik, maka pekerjaan-pekerjaan yang berkaitan dengan kepemudaan maupun keolahragaan itu akan bisa tertangani dengan baik,”tegas Menpora.

Sementara menyinggung laporan tahun 2022 masih berjalan. Bahkan penilaiannya dari BPK akan dikeluarkan di bulan- bulan mendatang yang sudah ditentukan. BPK berharap agar kinerja dan laporan tahun 2019 hingga 2021 yang mendapat WTP dapat dipertahankan dan lebih baik lagi.
(Warso)