Mentari Group Gelar Lomba Koki Cilik Diikuti Pelajar se-Indonesia

0

JAKARTA (Suara Karya): Mentari Group menggelar lomba koki cilik yang diikuti 575 pelajar se-Indonesia. Lomba tersebut digelar secara daring sejak 26 Juli 2021 hingga 16 September 2021.

“Lomba ini merupakan bentuk dukungan Mentari Group bagi pelajar di Indonesia agar memanfaatkan waktu luang secara seru dan menyenangkan,” kata Penasehat Lomba Koki Cilik, Fatmawaty Fransiska disela acara demo masak bertajuk “Seni Menata Makanan” bagi 30 finalis lomba terpilih, Sabtu (11/9/21).

Demo masak tersebut juga bisa disaksikan masyarakat umum melalui Youtube di kanal Mentari Group.

Fatmawati mengaku bangga melihat antusiasme para pelajar peserta lomba saat memasak, melalui video yang dikirim. Lomba Koki Cilik sendiri merupakan bagian dari program Pelajar Berkreasi yang digagas Mentari Group.

Ditambahkan, program tahunan ini dijadwalkan berlangsung selama 9 bulan, sejak Maret hingga November 2021. Ada beragam lomba yang diharapkan dapat mengasah literasi, numerasi, karakter dan kreativitas para pelajar.

Tentang lomba masak, lanjut Fatmawaty, pelajar dapat mengembangkan kemampuan komunikasi melalui presentasi, kemampuan literasi melalui pemahaman resep, dan memperluas pengetahuan sains dengan memahami kandungan pada bahan makanan.

Mentari Group menggandeng Universal Services Surabaya dan The Singapore Hotel and Tourism Education Centre (Shatec), sebuah sekolah kuliner dan perhotelan ternama di Singapura sebagai tim ahli dalam rangkaian Lomba Koki Cilik.

Setelah melalui proses seleksi, terpilih 30 finalis dari 575 peserta yang mengirim video masaknya. Pemenang Lomba Koki Cilik akan ditentukan dari nilai tim juri (termasuk koki profesional dari Shatec) dan pemungutan suara oleh warganet di YouTube Mentari Group. Nama pemenang akan diumumkan pada 16 September 2021.

Sebagai bentuk apresiasi Mentari Group kepada para finalis dan seluruh peserta Lomba Koki Cilik, Mentari Group mengadakan demo masak bersama Shatec. Diharapkan, para pelajar semakin semangat dalam berkarya melalui masakan dan terinspirasi menjadi koki andal.

Demo masak dipandu Chef Samson Lin sebagai Chef Ambassador dari Shatec dan Chef Jay Teo yang menjabat sebagai Kepala Koki di Cheek Bistro (Restoran Singapura dengan predikat Michelin Star).

Chef Samson Lin sebagai salah satu juri dari Lomba Koki Cilik mengaku tidak menyangka dan sangat mengapresiasi para pelajar Indonesia karena telah memasak layaknya seorang koki profesional di usia muda.

“Sebagai chef, kita harus menjadi pribadi yang inovatif dan memiliki passion. Saya lihat passion Anda dalam memasak benar-benar luar biasa,” ucap Chef Samson kepada 30 finalis Lomba Koki Cilik yang hadir di Zoom.

Chef Jay Teo menjelaskan, bagaimana masakan menjadi lebih cantik dan berkelas dengan penataan. Chef Jay menilai, saat ini poin utama dari sebuah masakan bukan hanya melalui rasa, tetapi juga presentasi (penataan makanan).

Para finalis semakin antusias setelah melihat peragaan Chef Jay. Mereka mengaku ingin terus mencoba memasak sehingga dapat menjadi koki profesional seperti Chef Samson dan Chef Jay. (Tri Wahyuni)