Museum Nasional Gelar Pameran Indonesian Art Gallery 2020

0
?

JAKARTA (Suara Karya): Museum Nasional menggelar pameran lukisan bertajuk ‘Indonesian Art Gallery 2020’ pada 6-19 Maret 2020. Pameran menampilkan 86 lukisan dari 21 maestro pelukis Tanah Air.

“Selain Galeri Nasional, Museum Nasional juga akan menggelar secara rutin pameran berbagai karya seniman Indonesia. Ini bagian dari komitmen pemerintah dalam pemajuan kebudayaan,” kata Kepala Museum Nasional, Kemdikbud, Siswanto usai pembukaan Indonesia Art Gallery 2020 pada Jumat (6/3/2020).

Hadir dalam kesempatan itu budayawan yang juga pecinta seni dari Kesultanan Sumatera Barat, Sultan H Indra Azhir Osman dan Ketua Perkumpulan Seniman Nasional Indonesia (Pesona), Arya Simbaru.

Siswanto menambahkan, dukungan terhadap para seniman harus dilakukan pemerintah, karena amanat dari Undang-Undang (UU) No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Diharapkan, budaya nasional Indonesia tetap berjaya di tengah dinamika perkembangan dunia.

“Budayawan Indonesia dari masa ke masa sebenarnya luar biasa. Hal itu bisa kita lihat dari kepiawaian mereka dalam melukis atau membuat karya seni lainnya sehingga dicari para kolektor dunia. Lewat kegiatan semacam ini diharapkan muncul maestro dalam dunia seni Indonesia masa kini,” tuturnya.

Ketua penyelenggara Indonesian Art Festival, Arya Simbaru menyampaikan rasa terima kasih karena dapat kesempatan untuk pameran di tempat bergengsi semacam Museum Nasional. Hal itu menjadi kebanggaan Pesona, karena anggotanya datang dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kami senang permintaan berpameran ditanggapi pihak Museum Nasional dengan baik. Ini akan jadi semacam silaturahmi seniman, karena hampir sebagian besar Pesona adalah pelukis daerah,” ujar pria yang menggunakan nama K.Indah di setiap lukisannya.

Perhelatan semacam ini, lanjut Arya, juga bisa memajukan seni rupa Indonesia. Karena pelukis daerah dapat kesempatan pameran di Jakarta sebagai barometer Indonesia. Nama mereka diharapkan tak hanya dikenal secara nasional, tetapi juga dunia internasional.

“Pesona ini anggota lebih dari 100 pelukis di seluruh Indonesia. Selain Museum Nasional, kami juga akan pameran di sejumlah tempat di Jakarta. Semoga mendapat apresiasi yang baik dari masyarakat,” ujar anak dari pelukis kondang dari Ancol, Syafri itu.

Ditambahkan, Pesona juga akan menggelar workshop melukis bagi para guru seni. Kegiatan itu bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. “Workshop akan kami gelar dua hari pada 16-17 Maret. Ada 150 guru yang konfirmasi akan ikut workshop ini,” katanya.

Sementara itu budayawan dan pecinta seni dari Kesultanan Sumatera Barat, Sultan H Indra Azhir Osman menyatakan sukacitanya pelukis daerah bisa memamerkan hasil karyanya di Museum Nasional. “Semoga acara ini dapat mengangkat marwah seni lukis Indonesia yang banyak menampilkan alam, adat istiadat maupun budaya Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah bersama masyarakat ikut menjaga nilai-nilai budaya serta melestarikan peninggalan nenek moyang. “Lewat lameran ini, kami ingin menginspirasi pelukis muda untuk berperan aktif dalam mengembangkan budaya Indonesia melalui lukisan hingga dikenal dunia,” kata Indra menandaskan. (Tri Wahyuni)