Nahan Remis GM Laylo, Ervan Masih Berjaya di JAPFA Chess Festival ke 12

0

JAKARTA (Suara Karya) : Dua kali bermain remis pada babak ketiga dan keempat, melawan pecatur asal Filipina Darwin Laylo, pecatur tuan rumah Indonesia IM Mohammad Ervan masih unggul dengan skor 2,5 vs 1,5 vp dalam JAPFA Chess Festival ke 12 yang digelar di Gedung Serba Guna, Senayan Jakarta, Senin (12/09/2022).

Pada pertandingan pagi Mohammad Ervan yang memegang buah putih tampil hati-hati menghadapi buah hitam
lawan. Tampaknya Laylo juga melakukan pertahanan lebih jitu. Memantau permainan lawan cukup akurat akhirnya bermain remis pada langkah ke 19.

Memasuki pertandingan sore Ervan yang memegang buah hitam tampaknya lebih berpengalaman. Bahkan pertandingan cukup alot menghadapi serangan pecatur Filipina. Karena serunya pertandingan berjalan cukup lama, semua pemain yang tampil di nomor kelompok umur 18 tahun kebawah selesai lebih dulu. Sedang Ervan tetap melakukan permainannya.

Pertandingan hingga berjalan 60 langkah dan akhirnya pecatur Filipina yang memegang buah putih mengalami kelelahan dan mengajak Ervan bermain remis. Dengan permainan tiga kali remis dan sekali menang Ervan masih unggul mengumpulkam nilai 2,5 dan pecatur Filipina 1,5.

“Lawan memang cukup tangguh dengan pembukaan Ingris. Permainan itu saya manfaatkan untuk bertahan hingga lawan jenuh mengajak bermain remis di langkah ke 60,’tegas Ervan lagi.

Sedang di dwi tarung putri, IM Medina Warda Aulia dengan buah putihnya cepat dibaca lawan saat hendak melakukan serangan. Karena permainan monoton
melakukan pembukaan Karokan, serangan Medina cepat dikendalikan oleh pecatur Singapura, GMW Gong Qianyum dari Singapura.

Hal itu yang membuat sebagian besar serangan Media kandas dan dimanfaatkan oleh Gong untuk meraih kemenangan di langkah ke 44. Hal itu pula yang membuat posisi nilai. Keduanya imbang dengan 2 – 2.

Adapun pertandingan di 12 kategori lainnya masih berjalan cukup ramai. Hal itu pula mendapat perhatian dari wasit catur internasional Agus Soebandrio untuk melakukan pengawasan secara ketat. Dengan harapan pertandingan berjalan lancar, tanpa ada protes dari para pemain.

“Saya bersyukur JAPFA Chess Festival kali ini meski pesertanya cukup banyak namun masih menegakkan disiplin yang tinggi mengikuti aturan permainan dan menggunakan masker. Bahkan pecatur binaan JAPFA sendiri juga diturunkan dalam pertandingan kali ini. Hal itu yang membuat pertandingan cukup ketat dan pesertanya juga banyak, “tegas Agus lagi.(Warso)