Naik Bus ke Lokasi HGN, 30 Guru Terkejut Duduk Bareng Mendikbudristek

0

JAKARTA (Suara Karya): Sekitar 30 guru mengaku terkejut melihat Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim duduk bareng dalam bus yang akan berangkat menuju Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-27 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.

Bus yang berisi guru dari luar Jakarta itu sudah terparkir sejak pagi di halaman salah satu hotel di Mangga Dua, Jakarta. Saat akan berangkat menuju lokasi pada pukul 12.40 WIB, Mendikbudristek tiba-tiba masuk dalam bis. Melihat pemandangan itu, sejenak kabin bus hening, sebelum akhirnya para guru histeris menyadari sosok yang berdiri di hadapan mereka.

“Waaaaahhh, Pak Menteri! Jadi ini kejutannya!” kata para guru yang terkejut dihadiahi kesempatan untuk berangkat bareng Mendikbudristek ke lokasi puncak HGN.

Didampingi sang istri, Franka Makarim, dan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Iwan Syahril, Menteri Nadiem yang mengenakan kaus hitam bertuliskan Merdeka Belajar berjalan di lorong bus untuk sesaat berbincang dengan para guru. “Halo, Bapak dan Ibu. Saya boleh bareng, gak, naik bus bersama Bapak Ibu?” sapanya, yang disambut histeris oleh para guru.

“Boleh, Pak!” serentak 30 guru menjawab pertanyaan Nadiem.

Respons terkejut dan tak menyangka akan ditumpangi oleh Mendikbudristek terpancar di raut muka para guru. Bus yang tadinya cukup tenang, berubah dipenuhi suara-suara kegembiraan.

Bahkan, salah satu pengawas sekolah dari Purbalingga, Rudy, berteriak histeris mengucap syukur saat menyadari Menteri Nadiem ada di dalam busnya. Ia mengaku tak pernah menyangka bisa bertemu langsung dalam jarak dekat dengan orang nomor satu di Kemdikbudristek tersebut.

“Alhamdulillah, Mbak. Mimpi saja saya gak pernah bisa ketemu Pak Menteri langsung,” ujarnya antusias saat diwawancarai.

Selain Rudy, guru SMP Kristen Parabanja, Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), Torine Rambo Baba Ama, pun mengaku bahagia berkesempatan satu bus dengan Menteri Nadiem. “Saya bisa ke sini (Jakarta) saja rasanya luar biasa, apalagi bisa bertemu dengan Pak Menteri,” ucapnya terharu.

Masih dalam kondisi terkejut, Torine menyampaikan harapannya agar Pendidikan yang sudah baik di wilayah barat Indonesia, juga bisa dirasakan di wilayah timur, salah satunya NTT.

Mengetahui di dalam bus yang ditumpanginya ada guru yang berasal dari NTT, Nadiem menganggapi dengan semangat. Ia mengaku jatuh cinta kepada NTT. “Di sana sungguh luar biasa. Saya melihat anak-anak bisa sekolah dan semangat para guru yang tak pernah padam,” tuturnya.

Menteri Nadiem juga bercerita bahwa dalam beberapa kunjungan kerjanya, dirinya sempat menginap di rumah guru, salah satunya adalah guru honorer. Ia terkesan bagaimana perjuangan sang guru yang bernama Sukardi tersebut selama menjadi pejuang pendidikan. “Mimpi saya terkabulkan untuk menginap di rumah guru honorer,” katanya.

Tak terasa, perjalanan selama 15 menit menuju lokasi puncak HGN akhirnya usai di halaman JIExpo Kemayoran. Antusiasme para guru rupanya belum padam dan rasa terkejut pun belum hilang. Tak ingin kehilangan momentum, para guru meminta agar Menteri Nadiem bisa berfoto bersama mereka. “Nanti turun bus foto ya, Pak,” pinta mereka.

Permintaan tersebut pun dipenuhi oleh Menteri Nadiem. Seluruh guru yang berada dalam bus yang ditumpangi Mendikbudristek akhirnya berfoto di halaman Gedung JIExpo. (Tri Wahyuni)