Nigeria Adopsi Program Pengelolaan Zakat BAZNAS

0

JAKARTA (Suara Karya): Nigeria menjadikan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai contoh untuk melakukan pengelolaan zakat. Negara di Benua Afrika ini menilai, program penghimpunan dan penyaluran zakat yang di jalankan lembaga pemerintah Indonesia ini telah berhasil.

Keberhasilan itu rupanya menjadikan Sokoto State Zakat and Waqf Commission (SOZECOM), sebuah organisasi pengelola zakat dari negara bagian Sokoto, Nigeria belajar langsung ke Indonesia.

Kedua pihak sepakat menjalin kerja sama yang dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU), ditandatangani oleh Ketua BAZNAS, Prof. Dr Bambang Sudibyo, MBA, CA dan Ketua SOZECOM, Muhammad Lawal Maidoki di Jakarta, Minggu (21/7/2017). Turut hadir menyaksikan prosesi ini Gubernur Sokoto, Aminu Waziri Tambuwal dan para anggota BAZNAS.

Menurut Bambang, kerja sama BAZNAS dengan SOZECOM memungkinkan kedua lembaga untuk berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan zakat di masing-masing wilayah, bekerjasama melakukan studi, pelatihan dan konferensi.

“BAZNAS dan SOZECOM sepakat untuk saling memajukan kedua organisasi sehingga makin besar manfaatnya bagi umat. Dalam kerja sama ini juga dimungkinkan untuk mengadopsi program penyaluran dengan penyesuaian sesuai kondisi setempat,” kata Bambang.

Selama lawatannya ke Indonesia, SOZECOM dijadwalkan mengunjungi berbagai program penyaluran BAZNAS seperti program ekonomi di BAZNAS Microfinance Desa (BMD) dan program pendidikan Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB).

“BAZNAS sangat terbuka dengan lembaga di dunia yang ingin mempelajari program-program penghimpunan dan penyaluran zakat yang dilaksanakan dengan baik oleh BAZNAS. Kami pertemukan langsung SOZECOM dengan tim teknis BAZNAS dan mustahik penerima manfaatnya agar dapat diadopsi di Sokoto,” katanya.

Untuk diketahui, BAZNAS menginisiasi lahirnya World Zakat Forum (WZF) dan saat ini Ketua BAZNAS, Bambang Sudibyo menjadi Sekretaris Jenderal WZF yang memimpin sejumlah tokoh dan lembaga zakat dari 33 negara. Berbagai resolusi penting mengenai pengelolaan zakat modern dihasilkan dari pertemuan internasional yang diselenggarakan setiap tahun.

BAZNAS juga telah bekerja sama dengan berbagai lembaga internasional, terutama lembaga di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam berbagai program krisis kemanusiaan di dalam dan luar negeri.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS juga menyampaikan sertifikat penghargaan kepada Gubernur Sokoto atas perannya dalam mendorong pengelolaan zakat di Nigeria dan benua Afrika melalui SOZECOM.

Menurut dia, SOZECOM dinilai sangat aktif dalam mendorong peningkatan pengelolaan zakat di Afrika, salah satunya dengan mengajak berbagai organisasi zakat di benua tersebut untuk bergabung dengan WZF. (Andara Yuni)