PAN Belum Respon Pengunduran Diri Hanafi Rais

0
(suarakarya.co.id/Istimewa)

JAKARTA (Suara Karya): Pengunduran diri Hanafi Rais dari Partai Amanat Nasional (PAN) belum mendapatkan respons dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN. Hingga saat ini belum ada jawaban dari DPP PAN terkait mundurnya Hanafi Rais.

Bendahara Umum DPP PAN, Totok Daryanto menuturkan bahwa hingga saat ini belum ada rapat resmi di DPP yang khusus membahas masalah pengunduran diri Hanafi Rais. Sehingga dari DPP PAN sendiri belum ada tanggapan resmi mengenai mundurnya Hanafi Rais.

“Kami belum mengadakan rapat resmi di DPP tentang itu. Belum bisa memberikan tanggapan secara resmi seperti apa. Soal pengunduran dirinya (Hanafi Rais) kan belum jelas ya jadi kami juga belum ke mana-mana lah. Sekarang masih status quo. Ketua Fraksi PAN di DPR RI saja belum diganti, lihat dulu bagaimana nanti perkembangannya,” ucap Totok saat dihubungi, Sabtu (9/5/2020).

Terkait calon pengganti Hanafi Rais di DPR, Totok mengatakan karena di tingkat DPP PAN belum ada pembahasan soal surat pengunduran diri Hanafi itu, maka semuanya kini masih dalam status quo. PAN, sambung Totok juga belum bisa memastikan soal rencana Pergantian Antar Waktu (PAW) atas Hanafi Rais di kursi DPR.

“Soal pengunduran dirinya kan belum jelas ya jadi kami juga belum ke mana-mana lah. Sekarang masih status quo. Ketua Fraksi PAN di DPR saja belum diganti, lihat dulu bagaimana nanti perkembangannya,” ucapnya.
Totok pun mengungkapkan pihaknya belum bisa memastikan apakah surat pengunduran diri Hanafi juga sudah sudah diterima atau belum oleh Ketua Umum DPP PAN.

“Kalau diterima atau tidak suratnya, belum bisa memastikan juga. Saya sendiri kan sedang di Jogja. Tapi saya baca di media memang ada suratnya (Hanafi), sudah diterima apa belum surat itu saya tidak tahu,” papar Totok.

Menanggapi isu yang berhembus tentang adanya pembentukan partai baru dengan Hanafi Rais sebagai salah satu tokohnya, Totok mengaku tak sepenuhnya percaya. Totok berkeyakinan jika Hanafi Rais sebenarnya masih memiliki karir politik yang panjang di PAN.

“Kalau benar (Hanafi) mundur artinya dia sudah menutup kariernya di partai nasional yang didirikan bapaknya. Ya lihat perkembangan lah. Bagi saya kemunduran Mas Hanafi mengejutkan. Tapi semua kan yang tahu Mas Hanafi sendiri. Saya juga belum ketemu beliau karena masih di Jogja, takut corona,” ungkap Totok. (Indra DH)