Pariwisata Mulai Bangkit, ‘STP Trisakti Job Fair’ Kebanjiran Peminat

0

JAKARTA (Suara Karya): Dunia pariwisata di Indonesia tampaknya mulai bangkit. Hal itu terlihat pada acara STP Trisakti Job Fair yang digelar di kampus di bilangan Tanah Kusir Jakarta Selatan, Rabu (5/10/22) yang ramai peminat.

Koordinator Job Arrangement System, STP Trisakti Yulihan Feeriaty disela acara menjelaskan, keramaian tersebut wajar mengingat acara tahunan tersebut baru kembali digelar setelah 2 tahun vakum karena pandemi covid-19.

“Dunia pariwisata di Tanah Air maupun dunia sudah mulai bangkit. Saat kami kontak lagi industri yang selama ini menjadi mitra STP Trisakti untuk kegiatan job fair ini, ternyata mereka menanggapi dengan antusias,” tuturnya.

Bahkan, lanjut Yulihan, jumlah industri yang ikut bertambah dari sebelumnya 27 menjadi 39 industri perhotelan dan restoran. “Jadi tak hanya hotel yang butuh karyawan baru, tetapi juga resto. Mengingat industri kuliner dalam beberapa tahun terakhir ini berkembang pesat,” ujarnya.

Ditanya soal jumlah lulusan yang terserap melalui job fair ini, Yulihan menyebut angkanya diatas 50 persen. Itu belum termasuk peserta program magang yang diterima melalui acara tersebut.

“Karena acara ini terbuka untuk umum, kami hanya mencatat alumni STP Trisakti yang diterima setelah acara ini. Kami senang karena cukup banyak lulusan STP Trisakti yang terserap di industri yang bergerak di pariwisata ini,” katanya.

Ketua STP Trisakti, Fetty Asmaniati saat membuka acara meminta alumni dan mahasiswa program magang untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Karena, meski pekerjaan tersebut bersifat personal, namun mereka juga membawa nama STP Trisakti di pundak.

“Bekerjalah secara serius dan tanggung jawab, karena ada nama STP Trisakti yang dipertaruhkan. Citra yang baik akan berdampak pada lulusan berikutnya,” ucapnya.

Sementara itu, Colleague Services Manager Mandarin Oriental Hotel, Kristina mengaku senang bisa diundang STP Trisakti untuk mengikuti acara tersebut. Karena perusahaannya butuh banyak tenaga baru untuk mengisi kebutuhan.

“Kami punya 11 departemen, yang masing-masing butuh 4-5 karyawan baru. Karena itu kami senang sekali diundang dalam acara ini. Karena STP Trisakti kan dapurnya SDM perhotelan,” katanya.

Kristina menambahkan, pihaknya juga menerima mahasiswa magang yang terbagi dalam dua kelompok yaitu 6 bulan dan 10 bulan. Mereka yang berprestasi selama magang, berpeluang untuk direkrut sebagai karyawan.

“Kadang kebutuhan SDM untuk Mandarin Oriental di dunia seperti Doha, New York, Hongkong dan Jepang diambil dari Indonesia. Kesempatan itu sekaligus untuk meningkatkan kompetensi karyawan menjadi lebih bagus lagi,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa STP Trisakti yang beruntung diangkat sebagai ‘daily worker’ dari peserta magang Muhammad Indrawan. Dia akan lanjut bekerja di Hotel Fairmont Jakarta setelah diwisuda pada 15 Oktober mendatang.

“Perpanjangan waktu bekerja sampai akhir Februari 2023. Doakan semoga bisa diangkat jadi karyawan permanen,” ucap Indra berharap. (Tri Wahyuni)