Pasca Tsunami, Aktivitas Ekonomi Warga Pandeglang Berangsur Normal

0

BANTEN (Suara Karya): Masyarakat di Pandeglang, Banten mulai kembali menjalankan aktivitas ekonomi seperti biasa pasca bencana tsunami yang melanda pada Sabtu (22/12) kemarin. Hal tersebut terlihat dari ramainya pasar di daerah tersebut yang dipadati oleh para pembeli.

Salah satu pedagang bernama Rohman menyatakan mereka memilih untuk kembali melakukan aktivitas berjualan di pasar.

“Kami hari ini mulai melakukan aktivitas di pasar,” kata Rohman, seorang pedagang bahan pokok di Pasar Labuan, Kabupaten Pandeglang, Selasa (25/12/2018).

Pedagang Pasar Labuan juga tampak ramai setelah dua hari dilanda gelombang tsunami yang mengakibatkan kegiatan ekonomi lumpuh. Para pedagang tidak berani membuka toko, kios dan warung karena khawatir terjadi tsunami susulan.

Namun, saat ini pedagang kembali melakukan kegiatan ekonomi sehubungan cuaca mulai normal. Bahkan, para pengunjung cukup banyak untuk membeli keperluan sehari-hari. Kebanyakan konsumen itu sangat memerlukan kebutuhan bahan pokok.

“Kami merasa senang bisa berjualan kembali,” ujarnya.

Sementara itu, seorang pedagang sayuran di Pasar Panimbang Kabupaten Pandeglang, Ecih mengaku bahwa dirinya hari ini dirinya mulai kembali berjualan pascabencana tsunami. Selain itu pedagang lain juga sudah membuka toko dan kios.

Dia menyebutkan pedagang berani melakukan aktivitas berdagang sehubungan cuaca gelombang relatif normal. “Kami tidak merasa takut lagi berjualan, karena gelombang tidak begitu tinggi,” kata Ecih yang berlokasi di Pasar Panimbang sekitar 100 meter dari pantai.

Suasana di Pasar Labuan tampak ramai. Kegiatan ekonomi masyarakat meningkat dan pengunjung memadati kios dan toko untuk membeli keperluan sehari-hari.

“Kami bingung dua hari terakhir semua toko dan kios di Pasar Labuan tutup dan tidak berjualan,” kata Ujang, seorang pengunjung Pasar Labuan dengan membeli kebutuhan bahan pokok. (Wisnu)