Pekan Pameran Infrastruktur Indonesia Segera Digelar di JIExpo Kemayoran

0
Foto: Presiden Joko Widodo pada pembukaan Indonesia Infrastructure Week 2016. (Ist)

JAKARTA (Suara Karya): Indonesia Infrastructure Week (IIW) 2018, sebuah ajang pameran infrastruktur terbesar dan terlengkap segera digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran selama tiga hari, dimulai pada 31 Oktober 2018 hingga 2 November 2018.

Marketing Communication Manager Tarsus Indonesia Onel Anugrah mengungkapkan, sebagai penyelenggara pihaknya optimistis dalam penyelenggaraan dapat menghadirkan kembali pesta infrastruktur dengan kaliber yang besar dan lengkap serta dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

“Kami melihat bahwa IIW 2018 yang dirancang tidak hanya sekedar pameran namun juga diramaikan dengan fitur-fitur acara lainnya, dapat memberikan manfaat yang sangat luas bagi para pengunjung yang hadir,” kata Onel dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (26/10/2018).

Lebih lanjut dia mengatakan, percepatan pembangunan infrastruktur oleh pemerintah bukanlah hal yang asing. Pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo ini pembangunan infrastruktur dari Sabang hingga Merauke dikejar guna membangun konektivitas, menciptakan pemerataan ekonomi di seluruh tanah air dan meningkatkan daya saing bangsa di kelas dunia.

“Karenanya, ajang IIW 2018 ini menjadi ajang yang tepat bagi masyarakat serta pemain di ruang lingkup industri infrastruktur,” kata dia.

Dijelaskan, IIW 2018 menghadirkan platform dari berbagai macam profesional dari banyak negara dalam satu tempat. Para pengunjung berkesempatan untuk membangun koneksi, peluang bisnis baru, serta mendapatkan pengetahuan baru akan dunia infrastruktur Indonesia.

Peserta IIW 2018 yang beragam juga memberikan gambaran terhadap produk-produk serta teknologi baru yang mampu mendongkrak industri infrastruktur Indonesia. IIW 2018 mengadopsi konsep show-within-a-show dengan membawa enam pameran dagang vertikal dalam ruang lingkup sektor infrastruktur, antara lain InfraEnergy Indonesia, InfraPorts Indonesia, InfraSecurity Indonesia, InfraRail Indonesia, InfraWater Indonesia, dan Special Economic & Industrial Zones (SEIZ).

Selain itu, ada juga delapan konferensi gratis dan terbuka untuk umum dengan topik-topik yang meliputi, infrafinance conference, infraenergy conference, infraport conference, infrarail conference, infrawater conference, infrasecurity conference, SEIZ Conference, dan Trenchless Tech Indonesia Conference.

“Mulai dari menteri hingga para profesional terkait akan membagikan insight, regulasi baru, hingga peluang infrastruktur Indonesia di masa yang akan datang,” jelas Onel.

Ditambahkan, IIW 2018 juga bakal menghadirkan The Global Meeting Program (GMP), sebuah program busines matchmaking yang efektif dimana para peserta pameran dan pengunjung yang telah melakukan registrasi sebelumnya dapat mengatur jadwal pertemuan bisnis sebelum acara.

GMP menyediakan fasilitas online yang menjamin akses ke profil-profil bisnis peserta pameran dan pengunjung, sehingga mereka mampu mengidentifikasi klien-klien atau supplier prospektif dengan mencari tipe bisnis, supplier atau produk/jasa khusus, maupun pembeli yang membutuhkan produk/jasa khusus.

Selain itu, GMP juga memberikan kesempatan bagi pesertanya untuk menghubungi peserta pameran atau pengunjung untuk membahas kebutuhan bisnis mereka dan mengatur jadwal pertemuan saat pameran di Intertraffic Community Hub.

Disebutkan juga, di tempat yang sama juga akan digelar pameran Konstruksi Indonesia 2018 dan Intertraffic Indonesia 2018, yakni pameran konstruksi yang bakal menghadirkan informasi-informasi aktual serta terobosan baru pemerintah dalam mendorong pertumbuhan dunia konstruksi tanah air dan menghadirkan beragam produk, solusi, serta konferensi yang fokus terhadap manajemen lalu lintas di Indonesia, bakal menjadi Unit Selling Point tambahan yang bisa diberikan oleh IIW 2018 terhadap para pengunjung.

“IIW 2018 juga akan menghadirkan nama-nama perusahaan besar yang akan memamerkan inovasi produk serta solusi mereka dan didukung penuh oleh PLN, Hitachi, Korea Rail Network Authority, Aecom, Cantaka, Veolia Water Technology yang mengambil bagian sebagai sponsor utama,” kata Onel. (Indra DH)