Pelajar Diundang Ikuti Festival Vlog Kemaritiman

0
SELAMATKAN LAUT - Kepala Pusat Pengembangan (Pusbang) Perfilman Kemdikbud, Maman Wijaya didampingi Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya Maritim, Kemenko Kemaritiman, Safri Burhanuddin memberi penjelasan terkait Festival Vlog Kemaritiman di Jakarta, Kamis (7/6). (Foto: Suara Karya/Tri Wahyuni)

JAKARTA (Suara Karya): Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bersama Kementerian Koordinator (Kemenko) Kemaritiman akan menggelar Festival Video Blog (Vblog) Kemaritiman. Perhelatan berlangsung di Jakarta pada September mendatang.

“Festival ini sebernya menyasar pelajar. Tetapi jika ada guru yang berminat boleh kirim karyanya,” kata Kepala Pusat Pengembangan (Pusbang) Perfilman Kemdikbud, Maman Wijaya dalam keterangan persnya yang diterima Suara Karya, di Jakarta, Kamis(7/6).

Hadir dalam kesempatan itu, Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya Maritim, Kemenko Kemaritiman, Safri Burhanuddin.

Maman menambahkan, dipilihnya video blog (vlog) karena format tersebut sangat akrab di kalangan muda Indonesia. Sehingga festival ini diharapkan dapat diikuti pelajar lebih banyak lagi.

“Pembuatannya Vlog boleh pakai telepon genggam. Karena kami tak mempersoalkan soal kualitas gambar. Yang penting pesannya menarik dan bisa dipahami,” ujar Maman.

Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya Maritim, Kemenko Kemaritiman, Safri Burhanuddin menjelaskan, tema Vlog adalah “Selamatkan Laut Kita”. Pelibatan anak muda dalam pelestarian laut menjadi sangat penting, karena dapat memanfaatkan teknologi dan kreasi kekinian.

“Anak muda zaman sekarang sangat kreatif dalam memanfaatkan teknologi untuk mendokumentasikan kondisi disekelilingnya,” ujar Safri seraya menyebut sub-tema Vlog yaitu pelestarian laut, pemanfaatan laut dan penyelamatan laut Indonesia.

Ia menambahkan, ancaman utama keanekaragaman hayati laut dan pesisir saat ini adalah sampah plastik dan mikro plastik. Bahkan pakar dari badan dunia PBB menyatakan 83 persen sampah yang mengapung di laut dan di pantai adalah sampah plastik.

“Yang menyedihkan, Indonesia menurut penelitian Dr Jenna Jambeck, merupakan negara penyumbang sampah plastik terbanyak kedua di dunia,” katanya.

Karena itu, lanjut Safri, kampanye tentang laut menjadi sangat penting guna membangun kesadaran baru tentang pelestarian laut. Hal itu dimulai dari para pelajar lewat Festival Vlog Kemaritiman.

“Semoga generasi muda kita bisa menjadi corong untuk pelestarian laut kita. Itu sebabnya, Vlog boleh dibuat pakai telepon genggam agar pesan pelestarian laut dapat menjangkau masyarakat lebih luas,” ucapnya. (Tri Wahyuni)