Pelaksanaan UTBK Jalur SBMPTN Digelar mulai 13 April

0

JAKARTA (Suara Karya): Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan digelar mulai 13 April 2019. Peserta diingatkan untuk mempersiapkan diri.

“Sesi pagi dimulai pada pukul 07.30 dan sesi siang pada 12.30 waktu setempat,” kata Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi dalam siaran pers yang diterima Suara Karya, Rabu (10/4/2019).

Ravik menjelaskan, UTBK gelombang pertama akan dilaksanakan mulai 13 April hingga 4 Mei 2019. Jumlah peserta ada 698.505 orang. Dari jumlah itu, ada 374.641 peserta ikut ujian kelompok saintek dan 323.864 peserta kelompok sosial humaniora (soshum).

“Untuk statusnya, tercatat ada 516.927 peserta reguler. Sisanya 181.578 peserta adalah kelompok calon penerima beasiswa bidikmisi,” kata Ravik seraya menambahkan UTBK dilaksanakan di 29.297 ruang yang tersebar di 73 PTN se-Indonesia.

“Bagi peserta gelombang pertama, perhatikan jadwal tes-nya. Jangan lupa bawa tanda peserta dan hadir 30 menit sebelum pelaksanaan. Biasakan untuk cek lokasi satu hari sebelumnya, agar tidak terlambat,” ujarnya.

Ravik juga meminta peserta untuk memahami dengan benar tata tertib UTBK. Karena setiap pelanggaran, panitia akan tidak akan memasukkan peserta ke dalam sistem. “Nama peserta akan di drop out jika ketahuan berbuat curang atau melanggar tata tertib,” ucapnya.

Untuk gelombang kedua, lanjut Ravik, ujian akan digelat pada 11-26 Mei 2019. Tercatat ada 597.115 peserta yang mendaftar. Dari jumlah itu, ada 304.301 peserta mendaftar kelompok ujian saintek, dan 292.814 peserta untuk soshum.

“UTBK gelombang dua diikuti 419.049 peserta reguler dan 178.067 peserta Bidikmisi. Ujian digelar di 27.031 ruang yang tersebar di 73 PTN,” kata Ravik.

Ia berharap semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan UTBK 2019 dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan agar proses ujian berlangsung aman, tertib dan nyaman. Pihak luar tidak diperbolehkan masuk ruang ujian, kecuali panitia. (Tri Wahyuni)