Pemerintah Targetkan Penyaluran Bansos Selesai Akhir Februari 2022

0

JAKARTA (Suara Karya): Pemerintah menargetkan penyaluran bantuan sosial (bansos) selesai pada akhir Februari 2022. Hal itu merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Joko Widodo yang menginstruksikan percepatan penyaluran bansos tahun 2022.

“Kemensos, Kemendes dan Kemendikbudristek diminta percepat penyaluran bansos 2022 hingga akhir Februari tahun ini,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy usai memimpin Rapat Tingkat Menteri Percepatan Bansos 2022 secara daring, Kamis (17/2/22).

Hadir dalam kesempatan itu, Mensos Tri Rismaharini, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar, Sekjen Kemdikbudristek Suharti, Wamen BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, Dirjen Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata, Plt Dirjen Bina Bangda Kemendagri Sugeng, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Kepala BPS Margo Yuwono, Dirut PT Pos Faizal R Djoemadi, dan perwakilan Himbara.

Muhadjir meminta seluruh pihak untuk berkomitmen dalam mengawal percepatan penyaluran bansos. Data, proses admistrasi, penyesuaian regulasi harus selesai pada minggu pertama Februari.

Khusus untuk Kemendagri agar dibuat satgas pengawalan sehingga pemerintah daerah (pemda) dipastikan mengawal percepatan bansos. Demikian pula TNI/Polri juga diminta untuk ikut mengawal percepatan penyaluran bansos, terutama di daerah sulit.

Menko PMK juga menekankan kepada kementerian/lembaga dan pemda melalui berbagai media informasi. Pastikan keluarga penerima mengetahui besaran bansos yang diterima, kapan dapat diterima dan wajib bagi para penerima segera menggunakan bansos untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Bansos yang dikelola Kemensos yaitu Program Sembako dan PKH juga harus diterima masyarakat sebelum Maret 2022. Langkah percepatan penyaluran bansos telah direncanakan Kementerian Sosial,” katanya.

Lebih detail, langkah percepatan penyaluran bansos untuk PKH tahap I oleh Bank dimulai 21 Februari 2022. Untuk percepatan salur bansos, khusus Program Sembako disalurkan melalui PT Pos rapel Januari-Maret 2022. Salur sembako direncanakan mulai 22 Februari 2022.

Adapun bansos yang dikelola Kemendes PDTT yaitu Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa juga dilakukan percepatan salur. Seperti disampaikan Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar, penyaluran BLT Desa akan dipercepat dan diberi secara rapel. Disiapkan pendampingan untuk penyelesaian APBDes khususnya kaitan batasan minimum 40 persen BLT desa.

“Terkait masalah batasan 40 persen BLT Desa di beberapa daerah, Kemendagri dan Kemendes, diminta segera berkomunikasi untuk mempercepat penyelesaiannya. BPKP juga perlu mengeluarkan petunjuk penyelesaian terkait hal itu,” ucap Menko PMK menambahkan.

Soal Program Indonesia Pintar (PIP), Muhajdir yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu menekankan upaya penyaluran, dilakukan dengan menyisir daerah yang bisa disalurkan segera dan dipastikan manfaatnya sesuai peruntukan.

Terkait hal-hal yang masih menghambat percepatan penyaluran PIP, seperti data NIK siswa yang belum padan antara Dapodik dan Dukcapil, Muhadjir meminta agar segera disinkronkan. Termasuk regulasi yang perlu dibuat untuk penyaluran yang tidak langsung (memerlukan kuasa).

Menteri BUMN juga diminta untuk memastikan kesiapan penyalur bansos, dalam hal ini bank dan PT Pos, serta melakukan evaluasi harian kinerja penyalur pada penyaluran bansos 2022 di dua minggu terakhir Februari. Terhadap bansos 2021 juga diminta untuk segera dituntaskan.

“Untuk Himbara dan BSI bersama pemerintah daerah harus segera menyelesaikan bansos 2021 yang belum salur dan memastikan paling lambat Februari 2022 ini dapat turut diselesaikan,” kata Menko PMK menandaskan. (Tri Wahyuni)