Peminat UTBK SBMPTN 2020 Tetap Tinggi, Meski Ditengah Pandemi

0
(suarakarya.co.id/Tri Wahyuni)

JAKARTA (Suara Karya): Peminat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 tetap tinggi, meski digelar ditengah pandemi. Tercatat, ada 519.070 peserta UTBK yang ikut ujian tahap pertama pada 5-14 Juli 2020 lalu.

“Meski pandemi, angka kehadiran peserta UTBK tahun ini sangat tinggi mencapai 93 persen. Bandingkan UTBK 2019, angka kehadiran peserta hanya 88,1 persen,” kata Ketua Tim Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Mohammad Nasih dalam konferensi pers daring, Rabu (15/7/20).

Hadir dalam kesempatan itu, Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Nizam, Wakil Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Indonesia (MRPTNI) yang juga Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Mochamad Ashari serta Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT, Budi Prasetyo.

Nasih yang juga Rektor Universitas Airlangga itu menjelaskan, total pendaftar UTBK 2020 sebanyak 558.107 orang. Dari jumlah itu, ada 39.307 peserta yang tidak hadir tanpa disertai keterangan.

Karena pandemi corona virus disease (covid-19), pelaksaan UTBK-SBMPTN 2020 digelar dalam dua gelombang. Pertama, pada 5-14 Juli 2020 yang mencakup sesi 1 hingga 37.

UTBK dilaksanakan 2 kali sehari, kecuali hari Jumat hanya 1 kali. Karena covid-19 pula, peserta hanya mengerjakan satu model ujian, yaitu tes potensi skolastik (TPS). Tes potensi akademik (TPA) untuk sementara ditiadakan.

UTBK-SBMPTN dilangsungkan di 85 pusat tes yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari data yang ada, jumlah pendaftar terbesar berada di Universitas Sumatera Utara (USU) sebanyak 32.491 peserta. Tingkat kehadiran mencapai 94,85 persen.

Sedangkan jumlah pendaftar paling sedikit adalah Universitas Cenderawasih-Wamena, Papua sebanyak 31 peserta. Persentase kehadiran peserta terbesar berada di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta sebesar 97,76 persen. Sementara ketidakhadiran peserta paling banyak di Universitas Maritim Raja Ali Haji, Kepulauan Riau sebesar 59,36 persen.

Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Dikti, Kemdikbud Nizam memberi apresiasi atas kerja panitia, MRPTNI, gugus tugas daerah serta peserta atas terselenggaranya UTBK secara lancar. Apalagi jumlah kehadiran UTBK tahun ini lebih besar dibandingkan tahun lalu.

“Tingginya angja kehadiran peserta UTBK tahun ini menunjukkan antusias yang tinggi lulusan sekolah menengah kita ingin masuk PTN. Mereka tetap semangat datang, meski kondisi sedang pandemi covid-19,” ucapnya.

Nizam berharap pelaksanaan UTBK gelombang pada 20-29 Juli 2020 juga dapat berjalan lancar dan angka kehadiran tinggi. Tercatat ada 124.806 peserta yang akan ikut UTBK gelombang kedua.

Pada saat pelaksanaan UTBK, peserta wajib menggunakan masker dan pelindung wajah serta menerapkan protokol kesehatan. Bagi peserta, yang suhu tubuhnya di atas normal tidak diperkenankan mengikuti ujian.

Sementara orang tua atau pihak yang mengantarkan anaknya ke lokasi ujian dilarang turun dari kendaraan untuk mencegah terjadinya kerumunan. (Tri Wahyuni)