Pemkab Pandeglang-Antara Kerja Sama Bidang Informasi

0
Bupati Pandeglang Irna Narulita dan Direktur Komersial dan IT Perum LKBN Antara Hempi N. Prayogi menandatangani kerja sama bidang komunikasi disaksikan Menpar Arief Yahya, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Anggota DPR RI Ahmad Dimyati Natakusumah dan Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban.

PANDEGLANG (Suara Karya): Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan Perum LKBN Antara bekerja sama dalam bidang informasi terkait dengan publikasi berbagai kegiatan yang dilaksanakan pemda setempat.

Kerja sama Pemkab Pandeglang-Antara ditandatangani Bupati Pandeglang Irna Narulita dan Direktur Komersial dan IT Perum LKBN Antara Hempi N. Prayogi disaksikan Menteri Pariwisata Arief Yahya, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Anggota DPR RI Ahmad Dimyati Natakusumah, dan dilaksanakan pada puncak HUT Ke-145 Kabupaten Pandeglang, Senin (1/4/2019).

“Kita memberikan apresiasi pada Perum LKBN Antara yang selama ini sudah mendukung Pemkab Pandeglang melalui pemberitaannya,” kata Bupati Pandeglang Irna Narulita.

Dengan adanya kerja sama itu, kata dia, pihak LKBN Antara akan memasang media luar ruang atau videotron dan media dalam ruang i-media.

Direktur Komersial dan IT Perum LKBN Antara Hempi N. Prayogi menyatakan selama ini Antara mendukung kegiatan pemerintah, baik pusat maupun daerah, melalui pemberitaan yang kemudian dipublikasikan, baik melalui videotron, i-media, portal, maupun AntaraTV.

Ia juga menyatakan bahwa Perum LKBN Antara telah menjalin kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah, termasuk dengan pemerintah kabupaten/kota di Indonesia.

Kerja sama bidang komunikasi dengan pemerintah daerah, termasuk Pandeglang, kata dia, merupakan bentuk dukungan nyata dari Perum LKBN Antara terhadap pembangunan yang dilaksanakan pemerintah.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengharapkan Perum LKBN Antara terus memublikasikan berbagai pemberitaan yang positif, termasuk terkait dengan bidang kepariwisataan di Kabupaten Pandeglang.

“Kita harapkan Antara memberitakan dan meneruskan pemberitaannya pada media lain, terkait amannya untuk dikunjungi sepanjang Pantai Selat Sunda pascatsunami 22 Desember 2018,” katanya. (Wisnu)