Pemkab Serang Libatkan Unpad Seleksi 363 Pejabat

0
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyematkan tanda pada pelantikan 363 pejabat struktural dan fungsional Pemkab Serang, Kamis (14/2/2019).

SERANG (Suara Karya): Pemerintah Kabupaten Serang melakukan seleksi rotasi 363 pejabat struktural dan fungsional dengan melibatkan Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, seleksi tersebut dilaksanakan dengan proses assesmen kepada seluruh pegawai agar mendapatkan pegawai yang sesuai dengan kompetensinya.

“Kita sudah berupaya agar penempatan pegawai sesuai dengan kompetensinya agar tidak terjadi kesalahan, maka kita upayakan dengan melibatkan pihak luar untuk seleksi secara profesional,” kata Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah setelah melantik 363 pejabat struktural dan fungsional di gedung Indoor Kabupaten Serang, di Serang, Kamis (14/02/2019).

Tatu mengatakan, pelantikan 363 pejabat tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, pelantikan juga berupa rotasi, mutasi, dan promosi serta perubahan mendasar struktur organisasi dan penyesuaian jabatan eselon.

“Pegawai yang menempati posisi baru segera menyesuaikan dengan tugasnya agar program segera dijalankan tanpa kendala,” katanya.

Acara pelantikan juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Serang Muhsinin, Sekertaris Daerah Kabupaten Serang Entus Mahmud, dan beberapa Kepala OPD.

Tatu menegaskan, seluruh pegawai harus mampu mengoptimalkan percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

“Terus improvisasi dan berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengacu standar pelayanan prima kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Serang, Asep Saefudin Mustopa mengatakan, pelantikan tersebut dilakukan kepada 5 pejabat tinggi, 25 jabatan administrasi, dan108 jabatan pengawas, serta 225 jabatan fungsional.

“Beberapa OPD yang masih kosong juga akan dilakukan open biding secara terbuka untuk mengisi di BKPSDM, Satpol PP dan beberapa OPD lainnya,” kata Asep.

Asep menambahkan, sebelum dilakukan pelantikan, para pejabat tinggi tersebut dilakukan seleksi secara ketat agar bisa mendapatkan pegawai yang berkualitas dan sesuai dengan aturan. “Setelah diseleksi diserahkan tiga nama untuk dipertimbangkan,” katanya. (Wisnu)