Pemkot Jakarta Selatan Gandeng STP Trisakti Ikut Bina UMKM

0

JAKARTA (Suara Karya): Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti digandeng Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan (Jaksel) untuk ikut membina UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) yang ada di wilayah tersebut.

“Kerja sama dengan STP Trisakti perlu dilakukan, karena kami butuh saran dari para ahli agar program pemberdayaan masyarakat bisa berjalan lebih optimal,” kata Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin dalam acara Festival Pesona Pariwisata Trisakti, di Jakarta, Sabtu (23/7/22).

Munjirin menambahkan, pihaknya memiliki program khusus untuk UMKM agar produk mereka bisa dipasarkan secara digital. Hal itu tentunya akan berdampak pada kesejahteraan warga yang ada di wilayahnya.

“Setiap lewat kampus STP Trisakti, saya ingin sekali mengajak kolaborasi. Hari ini, keinginan itu akhirnya tercapai,” ucap Munjirin bersemangat.

Selain pengembangan UMKM, lanjut Munjirin, pihaknya juga ingin mengubah sejumlah lahan yang cukup luas di Jakarta Selatan menjadi tempat wisata keluarga. Sehingga akhir pekan, warga Jaksel tak perlu pergi keluar kota untuk ‘healing’ atau sekadar membangun keakraban dengan keluarga.

“Di Ragunan, kami sedang kembangkan agro wisata. Warga bisa membeli hasil pertanian dengan memetik langsung dari kebun. Masyarakat juga bisa masak langsung di lokasi, kami sediakan peralatan masaknya,” katanya.

Sejumlah program yang dipaparkan Wali Kota Jaksel Munjirin langsung disambut Ketua STP Trisakti, Fetty Asmaniati. Apalagi program tersebut selaras dengan program kerja dan ilmu-ilmu yang diajarkan di kampusnya.

“STP Trisakti saat ini ikut membantu pengembangan Kawasan Ekowisata di Desa Cibeber, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta. Karena itu, kami siap membantu Pemkot Jaksel untuk pengembangannya,” tuturnya.

Termasuk, lanjut Fetty, ide wisata bertajuk ‘cooking in the garden’. STP Trisakti juga memiliki pengalaman yang sama untuk itu. Sehingga ide tersebut bisa dijalankan dalam waktu segera.

“Ide pembuatan ‘self cooking’ atau memasak sendiri di kebun dengan memanfaatkan sayuran yang ada di sekitar, akan menarik perhatian orang. Apalagi kalo kegiatan itu dilakukan bersama keluarga, komunitas atau grup teman kantor, teman gowes atau teman arisan,” ujarnya.

Ditambahkan, STP memiliki sumber daya manusia (SDM) dalam bidang kuliner yang bisa diajak untuk berbagi pengalaman. Sehingga masak di kebun akan menjadi kegiatan yang mengasyikan di akhir pekan.

Satu lagi permintaan Wali Kota Munjiri kepada STP Trisakti, yaitu pembenahan protokoler di instansinya. Ia ingin lebih mengikuti protokoler yang mengikuti standar seperti di kementerian/lembaga negara lain.

Terkait hal itu, Fetty menyatakan, STP Trisakti memiliki pengalaman yang panjang dengan Kementerian Luar Negeri. Pihaknya memberi pelatihan kepada staf kedutaan yang akan ditugaskan ke luar negeri, mulai dari protokoler hingga ‘table manner’.

Terkait Festival Pesona Pariwisata Trisakti 2022, Fetty menjelaskan, perhelatan tersebut merupakan bagian dari Dies Natalis STP Trisakti ke-53. Kegiatan Grand Pastry Demo bekerja sama PT Sinar Meadow dihadir lebih dari 100 peserta dari PKK dan masyarakat sekitar kampus STP Trisakti. UMKM Desa Binaan STP Trisakti juga memamerkan produk yang dihasilkan oleh masing-masing Desa dengan keunggulan dan keunikannya masing-masing. Tidak hanya itu, Mahasiswa STP Trisakti juga akan mempresentasikan produk yang dihasilkan dari bisnis mata kuliah yang telah didapatkan.

Hadir dalam kesempatan yang sama, Camat Kecamatan Pesanggrahan Hartono, Lurah Kelurahan Bintaro Muhammad Nur , Ketua IKAPTRI (Ikatan Alumni Pariwisata Trisakti), Muhammad Rizky, dan Ketua Ikatan Alumni (IKA) Trisakti, Silmy Karim. (Tri Wahyuni)