Pemprov Banten Akan Bangun RSUD Delapan Lantai

0

BANTEN SELATAN (Suara Karya) :  Gubernur Banten,  Wahidin Halim (WH),  mengumumkan bahwa di wilayah Banten Selatan, Kabupaten Lebak akan dibangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) delapan lantai. Pembangunannya akan dimulai akhir tahun 2021.

Hal itu disampaikan Wahidin, saat membuka acara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 57, di Lapangan Merdeka,  Cilograng,  Jalan Raya Bayah  Kabupaten Lebak, Banten Selatan, Kamis 11 Nopember 2021.  Selain Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy,  hadir juga dalam acara HKN tersebut, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Antara lain tampak  Kepala Dinas Kominfo Banten Eneng Nurcahyati,  Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi, Beni Ismail, Kepala Dinas PUPR Arlan Marzan,  Kepala Bidang Materi dan Komunikasi pada Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Banten Arief Agus Rakhman , serta sejumlah pejabat lainnya. “Pembengunan RSUD ini, dalam upaya Pemprov Banten untuk meningkatanan layanan masyarakat di biidang kesehatan,” katanya.

Diharapkan RSUD yang akan dibangun itu, kata Wahidin, akan mempermudah masyarakat di wilayah paling ujung provinsi Banten tersebut, untuk mendapatkan layanan kesehatan secara mudah dan lebih dekat dengan tempat tinggal mereka. “Kalo sudah ada RSUD sendiri, jadi gak perlu lagi berobat ke daerah Sukabumi yang berada di wilayah Provinsi Jawa Barat,” tuturnya.

Menurutnya selama ini, masyarakat di wilayah Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, bila ingin berobat dan mendapatkan layanan kesehatan lainnya harus pergi ke Sukabumi. Hal itu cukup menyulitkan bagi masyarakat.

Karena hal tersebut, adalah problem bagi masyarakat, kata Wahidin, makanya Negara harus hadir. “Tidak hanya itu, masyarakat juga harus jug diberi kemudahan akses untuk mencapai tujuannya,” tegasnya.

Itulah sebabnya di masa jabatan kepemimpinannya bersama Andika Hazrumi, Pemprov Banten telah membangun dan memperbaiki jalan-jalan dan Jembatan di berbagai wilayah. “Saya memastikan, sekitar 98 persen jalan-jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Banten sudah baik,” tegasnya.

Di bidang pendidikan Wahidin menyebutkan, telah membangunan dan memperbaiki sekolah-sekolah di semua tingkatan, dari SD hingga setingkat SMA. “Saya juga merasa bahagia, karena penerimaan guru tetap dan honor sudah semakin baik,” tuturnya.

Untuk guru honor, sudah mencapai Rp 4,5 juta, setiap bulannya. “Peningkatan kesejahteraan guru melalui honor dan tunjangan tersebut,  menjadi salah satu program prioritas selama kepemimpinan saya  bersama Andika Hazrumi,” katanya.

Disebutkannya,  selain para guru honorer, tunjangan untuk para kepala sekolah juga sudah layak. “Alhamdulillah penerimaan para guru sudah cukup dan layak. Khusus untuk guru honorer per bulannya bisa menerima honor Rp 4,5 juta,” jelasnya.

Dalam acara HKN tersebut, selain melakukan vaksinasi secara massal untuk  penanganan Covid19, juga dilakukan dilakukan pengobatan  penyakit lainnya. Ada pengobatan penyakit paru-paru  TBC, penyakit jantung dan penyakit  menular lainnya. (Wisnu Bangun)