Pendaftaran PPPK Guru Dibuka hingga 13 November 2022

0

JAKARTA (Suara Karya): Pemerintah membuka secara resmi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga guru mulai 31 Oktober hingga 13 November 2022. Pendaftaran dibuka melalui portal https://sscasn.bkn.go.id.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas dalam siaran pera, Rabu (2/11/22) menjelaskan, tenaga guru merupakan salah satu prioritas pemerintah untuk pengadaan PPPK tahun ini.

“Karena profesi pendidik sangat berkaitan erat dengan pembangunan sumber daya manusia,” ujarnya.

Pendaftaran merujuk pada Surat Plt Kepala BKN Nomor: 35846/B-KS.04.01/SD/K/2022. Pendaftaran dibuka untuk pelamar prioritas 1, 2, 3 dan umum.

Seleksi administrasi akan dimulai pada 31 Oktober 2022 hingga 15 November 2022. Hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 16-17 November 2022.

Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Alex Denni menjelaskan, pelamar Prioritas I yaitu Tenaga Honorer eks Kategori II (THK-II), guru non-ASN, lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), dan guru swasta yang masing-masing kategori telah memenuhi nilai ambang batas pada seleksi PPPK JF Guru Tahun 2021, tetapi belum mendapat formasi.

“Jadi pelamar prioritas I adalah mereka yang telah lulus nilai ambang batas atau ‘passing grade’ pada seleksi tahun 2021,” ucap Alex.

Adapun pelamar Prioritas II adalah eks Tenaga Honorer Kategori II atau THK-II dalam database BKN. Pelamar Prioritas III adalah guru non-ASN di sekolah negeri yang terdaftar di Dapodik dengan masa kerja minimal tiga tahun.

Sementara lulusan pendidikan profesi guru (PPG) yang terdaftar di basis data Kemdikbudristek serta mereka yang terdaftar pada Data Pokok Pendidikan masuk dalam kategori pelamar umum.

Ditambahkan, seleksi memakai model ujian nasional berbasis komputer (UNBK) yang dikelola Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek). Data akan terenskripsi dalam sistem pengolahan data SSCASN.

“Jika hasilnya memenuhi ‘passing grade’ beserta afirmasinya, nantinya akan ditandatangani secara digital menggunakan ‘digital signature’,” ujar Alex Denni seraya menambahkan hasil akan diumumkan masing-masing instansi dan dapat diunduh.

Karena itu, Alex Denni meminta pelamar dapat mempersiapkan diri dengan baik, serta menjaga integritas dalam pelaksanaan seleksi. Jangan termakan janji dari siapapun, karena proses seleksi dilakukan secara transparan, akuntabel dan bebas KKN.

Bagi calon pelamar PPPK guru, dapat melihat syarat, petunjuk, dan ketentuan lain dalam tautan https://gurupppk.kemdikbud.go.id/. (Tri Wahyuni)