Pendaftaran Sekolah Kedinasan Mulai Dibuka Juni 2020

0

JAKARTA (Suara Karya): Seleksi masuk sekolah kedinasan akan dibuka mulai Juni 2020, setelah tertunda lebih dari dua bulan, akibat terdampak pandemi corona virus disease (Covid-19). Proses seleksi akan mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Perubahan jadwal seleksi masuk sekolah Kedinasan tertuang dalam Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dengan nomor B/435/M.SM.01.00/2020, yang ditandatangani Menteri PANRB Tjahjo Kumolo pada 6 Mei 2020.

Surat Menteri PANRB itu telah disampaikan ke kementerian terkait dan lembaga pengelola sekolah kedinasan serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar bisa segera ditindaklanjuti.

Dalam siaran persnya, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo meminta Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Hukum dan HAM, Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai pengelola sekolah kedinasan untuk membuka pendaftaran.

Sedangkan, Kementerian Keuangan sebagai pengelola Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN memutuskan untuk tidak membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2020. Hal itu sesuai Surat Kementerian Keuangan dengan Nomor: S-75.1/MK.1/2020 tertanggal 23 Maret 2020.

Dijelaskan, jadwal pendaftaran dan seleksi akan dibagi dalam 4 tahap. Pertama, pengumuman penerimaan mahasiswa baru dimulai 1 Juni 2020, yang dilanjutkan proses pendaftaran di portal SSCASN-BKN pada 8 hingga 23 Juni 2020.

Tahap ketiga adalah pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) yang dijadwalkan pada Juli 2020. Seleksi terakhir dalam bentuk seleksi lanjutan akan diatur masing-masing kementerian dan lembaga pengelola sekolah kedinasan.

Pelaksanaan kegiatan pendaftaran hingga seleksi masuk sekolah kedinasan tetap memperhatikan perkembangan pandemi covid-19. Jadwal kegiatan bisa berubah disesuaikan dengan kebijakan pemerintah tentang Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia.

Ditambahkan, keputusan pelaksanaan tiap tahapan akan terus dikonsultasikan secara cermat dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan memperhatikan perkembangan pandemi covid-19 di Indonesia.

Rencana kegiatan perkuliahan juga diatur di setiap kementerian/lembaga (K/L). Masing-masing K/L pengelola mengatur rencana kegiatan perkuliahan dengan mengikuti perkembangan perubahan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia.

Disebutkan, kementerian/lembaga pengelola sekolah kedinasan yang akan buka pendaftaran tahun 2020 diminta untuk mempersiapkan beberapa hal. Pertama, dokumen persyaratan pengumuman pendaftaran dan persiapan teknis portal resmi/sistem pendaftaran terintegrasi. Portal resmi itu bekerja sama BKN melalui SSCASN yang dilengkapi ‘Online Help Desk/Call Center’.

Kedua, persiapan teknis penyelenggaraan SKD dan proses administrasi BNBP dengan BKN. Ketiga, persiapan pelaksanaan seleksi lanjutan dan hasil seleksi disampaikan kepada BKN.

Keempat, pengalokasian anggaran untuk proses pendaftaran, seleksi dan kegiatan perkuliahan Tahun Akademik 2020. Pelaksanaan proses pendaftaran, seleksi, dan kegiatan perkuliahan agar sesuai Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Terakhir, laporan kesiapan kegiatan kepada Kementerian PANRB sebelum pertengahan Mei 2020.

Dalam surat itu diberitahukan agar BKN segera melaksanakan persiapan teknis portal/sistem pendaftaran sekolah kedinasan (SSCASN) dan persiapan dokumen SOP tambahan. Perlu dilakukan koordinasi dengan Panitia Seleksi K/L agar pelaksananaan SKD dan Seleksi Lanjutan sesuai dengan Pedoman dan/atau Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Selanjutnya, BKN bersama Kementerian PANRB melakukan koordinasi dengan BNPB terkait dengan kesiapan pelaksanaan seleksi sekolah kedinasan sesuai Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19 yang ditetapkan pemerintah. (Tri Wahyuni)