Pengamat: Pemerintah Perlu Sikapi Pelemahan Rupiah

0
Pakar Komunikasi Politik Emrus Sihombing. (Suarakarya.co.id/Istimewa)

JAKARTA (Suara Karya): Tim ekonomi Kabinet Jokowi JK sudah seharusnya mempersiapkan formulasi terbaik tim ekonomi dalam menyikapi pelemahan nilai tukar rupiah yang jatuh ke angka Rp15 ribu per dolar AS.

Pakar Komunikasi Politik Emrus Sihombing mengukapkan hal itu sehubungan melemahnya NTR terhadap mata uang AS. Solusi secara komprehensif diperlukan guna meredam pelemahan rupiah yang tidak berdaya, yang berimplikasi akan menggerus cadangan devisa RI.

“The Fed (Bank Central AS) bakal terus menaikkan suku bunga dalam beberapa waktu ke depan, yang memang diakui sebagai faktor eksternal. Namun, tim ekonomi harus sudah bersiap dan meramu formula terbaik,” kata Emrus Sihombing melalui pesan singkat kepada Suara Karya di Jakarta, Rabu (3/10).

Dia menegaskan, ,menghadapi faktor eksternal itu pemerintah perlu mengambil langkah tegas dan tidak perlu ragu untuk melakukan evaluasi kinerja tim ekonomi agar bisa memberikan stabilitas rupiah dan dan rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia menyikpai perkembangan ini.

Karena itu, tambah Emrus, pemerintah tidak perlu segan mendengar masukan dari para pakar ekonomi.

“Siapapun pakar ekonomi yang mampu menyelesaikan persoalan ekonomi bangsa ini, memberikan formula yang lebih baik, tidak ada alasan bagi pemerintah sekalipun harus mengambil opsi presiden melakukan reshuffle kabinet,” tandasnya. (Indra DH)