Penuhi Persyaratan, Johansyah Lubis Layak Pimpin KONI DKI Jakarta Gantikan Djamhuron

0

JAKARTA (Suara Karya) : Maraknya bursa calon Ketua KONI DKI Jakarta periode 2021 – 2024 masyarakat olahraga menyebut nama Johansyah Lubis layak menggantikan Ketua KONI DKI Jakarta lama Djamhuron P Wibowo yang akan berakhir masa jabatannya Desember 2021.

Menyinggung nama Dekan FIK UNJ Dr. Johansyah Lubis, M.Pd tampaknya tidak berlebihan yang didengungkan masyarakat olahraga DKI Jakarta. Dipantau secara prestasi sebagai atlet dan dibidang organisasi olahraga tidak perlu diragukan lagi.

Dalam dunia olahraga sederet prestasi
sudah digenggamnya baik ditingkat nasional, PON, SEA Games, Asia maupun juara dunia saat aktif sebagai atlet silat nasional. Begitu juga dibidang organisasi olahraga tidak perlu dipertanyakan lagi saat menjabat sebagai Kabid Prestasi KONI Pusat dan kini sebagai Ketua Pengprov PCI DKI Jakarta yang berhasil membawa atletnya memenuhi target menyumbang 2 medali emas dan 2 perunggu.

Melalui prestasi yang disandangnya masyarakat olahraga optimis kontingen DKI Jakarta mampu bersaing lawan Jabar dan Jatim meraih juara umum kembali di PON XXI tahun 2024 di Sumut dan Aceh.

Kegagalan dua kali meraih juara umum di PON tahun 2016 di Jabar dan 2021 di Papua itulah membuat masyarakat olahraga DKI Jakarta milirik Johansyah Lubis dinyatakan layak menggantikan Djamhuron.

Meski sebelumnya sudah marak calon kandidat Ketua KONI DKI Jakarta, seperti Wakil Ketua Umum (Waketum) I KONI DKI Jakarta Gde Sardjana, Waketum II KONI DKI Jakarta yang juga eks Chief de Mission (CdM) Kontingen PON XX DKI Jakarta Hidayat Humaid, dan mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta Rationo serta Ketua Pengprov PODSI, Maman Wirjawan yang muncul kepermukaan.

Munculnya sederet nama calon Ketua KONI DKI Jakarta itu diharapkan mampu meningkatkan prestasi atlet ibukota Jakarta. Dengan keinginan saat tampil di PON XXI di Sumut dan Aceh tahun 2024 juara umum bisa kembali diraih kontingen DKI Jakarta.

Memang masyarakat mengakui dalam bursa calon Ketua KONI DKI Jakarta sudah muncul nama pengurus lama seperti Wakil Ketua Umum (Waketum) I KONI DKI Jakarta Gde Sardjana dan Waketum II KONI DKI Jakarta yang juga eks Chief de Mission (CdM) Kontingen PON XX DKI Jakarta Hidayat Humaid.

Namun munculnya nama – nama pengurus lama itu membuat masyarakat olahraga DKI Jakarta trahuma atas kegagalan dua kali di PON. Hal itu pula yang membuat masyarakat olahraga DKI Jakarta mencari figur yang layak dan dapat memajukan prestasi atlet olahraga di Ibukota Indonesia.

Pasalnya DKI Jakarta sebagai ibukota di Indonesia merupakan barometer kemajuan prestasi disegala bidang. Apalagi dalam dunia olahraga, semua fasilitas tercukupi, kecuali dayung yang belum memiliki Waduk sekelas Jatiluhur, Jabar.

Dengan segala pertimbangan itulah, mulailah masyarakat olahraga melirik Johansyah Lubis yang syarat pengalaman berorganisasi dan prestasi dibidangnya saat aktif sebagai pesilat nasional yang menerobos juara dunia. (Warso)