Penumpang Kereta Selama Nataru 2018/2019 Diprediksi  Melonjak

0

JAKARTA (Suara Karya): PT Kereta Api Indonesia ( KAI Persero) memprediksi adanya lonjakan penumpang sebesar 5 persen atau 1.216.442 selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018/2019 dibandingkan tahun sebelumnya.

Demikian dikatakan Kepala Daop 1 Jakarta Dadan Rudiansyah kepada wartawan di Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Dikatakan Dadan, lonjakan penumpang selama masa Nataru yang berlangsung 18 hari ini, menjadikan KAI harus meningkatkan pelayanan. Seperti dengan memberikan tiket kereta tambahan, dan mempermudah pembelian tiket secara online yang telah dibuka sejak 16 November 2018.

“Tiket bisa dibeli di situs belanja online, maupun di minimarket dan agen resmi penjualan tiket kereta,” kata Dadan.

Lebih lanjut dia menjelaskan, peningkatan volume penumpang haruslah didukung dengan sarana yang mumpuni, seperti penyediaan 44 lokomotif dan 302 kereta yang siap mengangkut penumpang ke berbagai kota tujuan.

Untuk memberikan rasa aman penumpang kereta, Dadan mengungkapkan selama angkutan Nataru 2018/2019 Daop 1 Jakarta telah menyiapkan 1.062 personel keamanan yang terdiri dari 239 Polsuska, 819 security, 4 personel Pabin dan Babin, dan 259 personel TNI/Polri.

Selain itu, Fasilitas lain yang disediakan Daop 1 Jakarta untuk para penumpang adalah fasilitas kesehatan. Ada 5  posko kesehatan (Stasiun Pasar Senen, Gambir, Jatinegara, Sukabumi, dan Cilampek). Total tenaga medis yang disediakan adalah 1 dokter gigi dan 27 paramedis poskes.

“Kami juga menyediakan ambulan, kursi roda, tandu, dan AED,” ujarnya. (Pramuji)