Perangi Covid-19, Softex Indonesia Donasikan 10.000 Popok Dewasa

0
(suarakarya.co.id/Istimewa)

JAKARTA (Suara Karya): PT Softex Indonesia, mendonasikan 10.000 popok dewasa untuk pasien lanjut usia (lansia) dan tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 di RS Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. Penyaluran ke RS Darurat ini sesuai dengan arahan yang diterima perusahaan dari Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dr. Achmad Yurianto.

Brand Group Manager PT. Softex Indonesia Amelia Christine mengatakan, melalui “Gerakan Confidence Peduli Penanganan Corona di  Indonesia” bantuan yang diberikan ini terdiri dari 5000 popok dewasa tipe celana dan 5000 tipe perekat.

“Popok dewasa tersebut sudah diberangkatkan dari The Prominence Tower, Alam Sutera, Tangerang pada 7 April 2020,” kata Amelia di Jakarta, Kamis (9/4/2020).

“Saya menghubungi dr. Achmad Yurianto, beliau sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dari Confidence ini. Agar tepat sasaran, beliau berharap bantuan ini bisa langsung diberikan ke RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, karena di sana sangat membutuhkan,” katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, donasi berupa 10 ribu popok dewasa ini merupakan bukti nyata kepedulian Confidence dalam mendukung penanganan penyebaran wabah virus Covid-19 di Indonesia sekaligus merupakan wujud solidaritas kemanusiaan kepada tenaga medis yang bertugas di garda terdepan dalam tugasnya menyelamatkan ribuan jiwa. Confidence sangat menyadari, karena tingkat penularan Covid-19 yang tinggi, sebagai garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19 di Indonesia, tenaga medis harus selalu mengenakan Alat Pelindung Diri (APD), berupa baju Hazmat sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.

Kondisi yang terjadi di mana ada keterbatasan jumlah APD selama penanganan wabah Covid-19 ini, maka ketika mengenakan baju Hazmat ini, ada sederet pengorbanan yang harus dilakukan oleh para tenaga medis. Karena sekali dibuka, tidak bisa dipakai lagi, mereka pun harus bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama untuk tidak buang air kecil. Padahal secara medis, menahan buang air kecil dalam jangka waktu yang cukup lama dan sering juga bisa jadi pemicu munculnya gangguan kesehatan, seperti infeksi saluran kemih dan inkontinensia urine.

“Nah, dengan menggunakan popok dewasa ketika mengenakan baju Hazmat, diharapkan bisa menjadi solusi bijak sehingga dokter dan paramedis tidak perlu lagi menahan BAK dalam jangka waktu yang cukup lama,” tukas Amelia lebih lanjut. (Pramuji)