Perempuan Asal Sumbar Lolos Seleksi Final MTQ Internasional

0

JAKARTA (Suara Karya): Satu kebanggaan bagi Indonesia, Elum Nur Risman, perempuan asal Sumatera Barat ini bisa tampil dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat internasional “A Global Qiraat Competition” yang digelar virtual oleh organisasi Islam yang berpusat di Inggris, Minhaj Welfare Foundation (MWF).
.
Lomba tersebut berlangsung selama Ramadan, dan diikuti peserta dari berbagai negara, mulai dari Jerman, Pakistan, Inggris, Maroko, dan masih banyak negara lainnya.
.
Salah satu juri lomba tersebut adalah Mukhlis Latasi yang baru saja mengharumkan nama Indonesia tingkat Internasional dalam ajang Puji Rasulullah di Mesir. Juri lainnya berasal dari Inggris, Pakistan, Mesir, Iraq dan Moroko.
.
Lomba itu cukup membuat penasaran, karena ratusan video peserta diseleksi secara diam-diam, lalu video terpilih ditampilkan dalam semi final tanpa pemberitahuan peserta secara langsung. Panitia hanya mengirim tautan video YouTube untuk ditonton bersama pada Minggu, 25 April 2021.
.
Karena perbedaan waktu Indonesia dengan Inggris sekitar 6 jam, maka saat malam semi final akan berlangsung, Elum kelahiran Padang, 31 Januari 1995 itu belum juga menerima kabar bahwa dirinya lulus atau tidak, akhirnya diputuskan untuk berangkat kerja.
.
Melihat kesibukan Elum yang malam itu bertugas sebagai perawat di RS Yarsi Bukittinggi, Devi Virhana (kakak angkat Elum) memantau perkembangan lomba tersebut. Setelah 3 jam, akhirnya dewan juri mengumumkan peserta yang masuk ke babak final, salah satunya adalah Elum.

Elum merupakan satu-satunya perempuan kategori dewasa yang maju ke babak final, yang akan digelar pada malam ke 27 Ramadan nanti. Lima orang lainnya adalah laki-laki dari Jerman, Pakistan, Maroko dan dua lainnya dari Indonesia.

Saat dihubungi, Devi menuturkan perlombaan itu memang membuat penasaran peserta. Sejak lomba diumumkan, ia rajin memantau pelaksanaannya mulai dari pendaftaran, hingga detik-detik pengumuman peserta yang lulus ke final.

Devi juga sempat mengirim pesan langsung ke Ustaz Mukhlis Latasi melalui instagram perihal kapan diumumkan, siapa yang lulus. Panitia sangat tertutup hingga jelang pengumuman peserta. Mukhlis yang saat itu ada di Mesir minta untuk bersabar dan mengirimkan tautan kontak panitia yang bisa dimintai info.
.
Elum yang saat ini berusia 26 tahun tidak menyangka bahwa dirinya lulus ke babak final. Padahal persaingan begitu ketat, dan peserta dari berbagai negara tampil sangat memukau.

Wanita yang kerap menjuarai lomba MTQ sejak kecil itu dibesarkan ibunya seorang diri. Ayahnya meninggal saat Elum berusia batita. Ibunya yang juga pecinta Al Quran membesarkan Elum dengan kasih sayang, hingga ia tumbuh menjadi penghafal alquran.
.
Elum dan Ibunya menjadikan rumahnya sebagai pondok Alquran. Pondok kayu itupun dihiasi beragam tropi yang sudah diraihnya.

Saat ditanya tentang impian, Elum ingin mengunjungi tanah suci Makkah. Ia akan yang terbaik dalam perlombaan itu. Keberhasilan Elum diharapkan menjadi motivasi bagi muda-mudi untuk lebih mencintai Alquran. (Tri Wahyuni)