Peringati HUT ke-5, Morula IVF Makassar Gratiskan Peserta Bayi Tabung

0

JAKARTA (Suara Karya): Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5, Morula IVF Makassar menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan membebaskan biaya satu peserta program bayi tabung dari keluarga kurang mampu.

“Program Morula Care ini kami gelar setiap tahun sebagai bentuk tanggung jawab sosial dari perusahaan,” kata CEO PT Morula Indonesia, Ivan Rizal Sini dalam acara peringatan HUT ke-5 Morula IVF Makassar, Minggu (28/8/22).

Hadir dalam kesempatan yang sama, Direktur Scientific PT Morula Indonesia, Arief Boediono; Chief Operating Officer (COO) PT Morula Indonesia, Arif Hamsah; dan Direktur Medis Morula IVF Makassar, Nusratuddin Abdullah.

Dalam acara bincang-bincang seputar fertilitas, dr Nusratuddin mengemukakan,
Partisipasi masyarakat Indonesia Timur terbilang cukup besar. Hal itu membuat Morula IVF Makassar memiliki posisi tertentu di tingkat nasional.

“Tiga tahun lalu, Morula IVF Makassar masuk posisi 6 besar sebagai klinik bayi tabung di Indonesia. Kami menyumbang sekitar 450 pasien per tahun ke Morula Indonesia. Itu artinya setiap bulan ada sekitar 30 pasien ikut program bayi tabung,” tuturnya.

Ditambahkan, angka keberhasilan program bayi tabung, dilihat dari rata-rata nasional sekitar 40 persen. Angka itu terbilang tinggi jika dibandingkan dengan kehamilan normal.

“Karena kehamilan normal hanya dialami sekitar 25 persen. Itu pun perempuannya masih muda dan memiliki sel telur yang bagus dan organ lain yang memuluskan proses kehamilan,” kata Nusratuddin seraya menyebut animo masyarakat di Makassar cukup tinggi terhadap program bayi tabung (IVF).

Sekadar informasi, Morula Indonesia telah melakukan total 125.000 prosedur IVF pada 2022 dengan tingkat keberhasilan bulanan rata-rata 53 persen. Pada 2020, tingkat keberhasilan bulanan tertinggi mencapai 72 perseb, dengan prognosis yang baik di antara wanita dibawah 35 tahun.

Pasangan yang beruntung mendapat manfaat dari Program Morula Care di Morula IVF Makassar adalah Hasdar dan Siti Rahayu. Mereka layak dipilih karena sudah lama menanti buah hati selama masa perkawinan. (Tri Wahyuni)