Perkuat Kolaborasi, Ditjen Diktiristek Gelar Musyawarah Forwarek!

0

JAKARTA (Suara Karya): Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) menggelar Musyawarah Forum Wakil Rektor Bidang Kerja Sama (Forwarek) di Surabaya, pada 17-18 Juni 2022. Forum tersebut untuk memperkuat kolaborasi antar perguruan tinggi di Indonesia.

Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Diktiristek, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek), Nizam berharap penguruan Forwarek periode 2022-2024 dapat meningkatkan kualitas kerja sama antar perguruan tinggi.

“Selain pengembangan wawasan kapasitas tata kelola kerja sama, dan strategi pengembangan kerja sama perguruan tinggi untuk meningkatkan daya saing bangsa,” ujarnya.

Nizam mengaky bangga atas kualitas perguruan tinggi di Indonesia yang saat ini semakin diperhitungkan di kancah internasional. Apalagi, 5 perguruan tinggi Indonesia masuk jajaran perguruan tinggi terbaik dunia.

“Inilah saat yang tepat untuk memperkuat perguruan tinggi kita, lewat kolaborasi antar perguruan tinggi atau perguruan tinggi dengan mitra strategisnya. Kita akselerasikan melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) maupun program Kedaireka,” ucapnya.

Nizam menambahkab, jika hal itu bisa dimanfaatkan dengan berkolaborasi, maka dampaknya akan terlihat pada kemajuan perguruan tinggi di Indonesia.

Terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Forwarek periode 2022-2024 yaitu Wakil Rektor Bidang Internasionalisasi, Digitalisasi, dan Informasi Universitas Airlangga, Muhammad Miftahussurur.

Ia menegaskan, Forwarek akan menjadi wadah untuk berkomunikasi, berinteraksi, berdiskusi, dan bertukar informasi, serta memperluas jejaring kerja sama bagi seluruh wakil rektor bidang kerja sama perguruan tinggi negeri di bawah Kemdikbudristek.

“Mari kita maksimalkan potensi di kampus masing-masing. Jika ada satu dosen berkawan dengan dosen atau peneliti lain, maka kita bisa berinovasi akan muncul banyak kerja sama baru,” ujarnya.

Miftah juga berharap terjadi estafet sinergi positif guna memaksimalkan potensi kerja sama perguruan tinggi, yang mana hal itu akan memberi kontribusi ke seluruh komponen sivitas akademika dan lapisan masyarakat. (Tri Wahyuni)