Perum Bulog Buka Hot Line Internal Covid-19

0
(suarakarya.co.id/Dok Humas Bulog)

JAKARTA (Suara Karya): Perum Bulog telah membuka hot line untuk internal apabila terjadi hal yang mendesak terkait Covid-19 yaitu pada Ext: 1917. Ini sebagai upaya mendukung pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19 atau yang lebih dikenal virus Corona, kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang pangan ini menerapkan protokol deteksi suhu tubuh, mulai pintu masuk di wilayah kerja Bulog. Upaya ini tegas dilakukan untuk seluruh pegawai dan para tamu yang memasuki wilayah kerja mereka.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyatakan, upaya mitigasi penyebaran Virus Covid-19 ini sesuai dengan surat himbauan dari Kementerian Kesehatan yang selanjutnya dijalankan oleh Divisi SDM Bulog untuk memastikan pegawai dan tamu yang memasuki wialayah kerja Bulog bebas dari gejala Covid-19 seperti demam diatas 38 derajat celcius dan gejala flu lainnya.

“Bulog secara aktif dan konsisten melakukan upaya-upaya preventif dan promotif, mengajak serta mengedukasi internal dan external untuk melaksanakan hidup sehat melawan Covid-19,” kata Budi Waseso di Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Diketahui, Covid-19 merupakan penyakit yang menyerang saluran pernafasan disebabkan oleh virus yang menular melalui doplet (percikan ludah) yang dapat sewaktu-waktu keluar ketika bercakap-cakap yang hingga saat ini belum ditemukan obat dan vaksinnya.

“Akses pintu masuk akan dibuat satu jalur sehingga memudahkan petugas protokol untuk melakukan pengecekan suhu tubuh setiap pegawai dan tamu,” kata Budi.

Menurutnya, apabila ada pegawai /pengunjung/tamu yang mengalami gejala demam diatas 38 derajat celcius dan sesak nafas akan segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga medis.

Selain itu, Bulog juga menjamin pasokan pangan utamanya beras dalam mengantisipasi panik buying dan juga seluruh gudang Bulog di seluruh Indonesia siap mendistribusikan beras ke semua lapisan masyarakat.

“Sekali lagi, masyarakat tidak perlu khawatir, Bulog siap menjamin pasokan pangan dalam situasi yang tidak terduga maupun menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri,” katanya. (Pramuji)