Petronela Kambuaya Jabat Ketua DPD Golkar Kota Sorong

0
Suasana saat Ketua DPRD kota Sorong, Petronela Kambuaya resmi menjabat ketua DPD Golkar setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah Partai Golkar Kota Sorong, Senin (21/6/2021). (Antara)

SORONG (Suara Karya): Politisi perempuan Papua yang juga ketua DPRD kota Sorong, Petronela Kambuaya resmi menjabat ketua DPD Golkar setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah Partai Golkar Kota Sorong, Senin (21/6/2021).

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat, Lambert Jitmau mengatakan bahwa kader yang terpilih dalam proses musyawarah adalah kader terbaik yang memenuhi syarat guna memimpin Partai Golkar Kota Sorong selama 5 tahun ke depan.

Dia mengharapkan bagi kader yang tidak terpilih sebagai ketua, tetap kembali sebagai kader dan menjadi pengurus untuk mendukung ketua terpilih memajukan partai 5 tahun ke depan.

Ia juga berharap Ketua DPD Partai Golkar Kota Sorong terpilih dapat terus mempertahankan kerja sama dengan pemerintah daerah demi kejayaan Golkar ke depan.

“Golkar bukan pendatang baru, melainkan partai yang sudah berdiri kokoh dan siap bertarung dalam setiap momen politik,” ujarnya, seperti dilansir antaranews.com.

Ketua terpilih DPD Golkar Kota Sorong, Petronela Kambuaya yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan bahwa apa yang sudah dilakukan oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Sorong sebelumnya, pasti akan diteruskan bahkan ditingkatkan lagi.

Perempuan Papua itu, mengibaratkan memimpin partai Golkar kota Sorong sama halnya satu kapal hanya dinakhodai oleh satu orang nakhoda tidak sempurna tanpa ada bantuan dari awak kapal yaitu ABK dan lain sebagainya.

Sebab itu, dia meminta dukungan semua pengurus dan anggota karena ia tidak dapat menjalankan roda organisasi sendiri tanpa ada kerja sama serta dukungan dari seluruh pengurus.

“Saya menyadari bahwa saya adalah manusia biasa tak luput dari kesalahan, sehingga jika ada kesalahan atau permasalahan saya akan duduk bersama bersama pengurus dan anggota untuk membicarakan solusi jalan keluarnya,” kata dia.

Ditambahkan bahwa langkah pertama yang dilakukan setelah terpilih yakni pembentukan badan formatur. Kemudian melakukan konsolidasi partai ke setiap Distrik dan Kelurahan untuk mempersiapkan partai menghadapi Pemilu 2024. (Agus Sunarto)