LANGGAR PSBB
Petugas Segel Puluhan Kios di Pasar Pulo Jahe

0
(suarakarya.co.id/Istimewa)

JAKARTA (Suara Karya): Petugas gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP menyegel kios para pedagang di Pasar Pulo Jahe, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Jumat (8/5/2020). Pasalnya, mereka melanggar larangan beroperasi saat pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Berdasarkan pantauan di lokasi, sedikitnya 20 kios yang mayoritas menjajakan pakaian, perabotan rumah tangga hingga konter ponsel dan isi ulang parfum, terpaksa disegel selama berlangsungnya PSBB Jakarta hingga 22 Mei mendatang.

Camat Cakung Ahmad Salahudin, mengatakan, penyegelan terhadap kios tersebut merupakan salah satu tempat usaha yang dilarang beroperasi selama PSBB Jakarta. Ini sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 33 tahun 2020 tentang PSBB, dengan aturan hanya memperbolehkan usaha kebutuhan pokok.

“Sesuai arahan pimpinan kita berikan imbauan tegas, kemudian kita minta untuk tutup sementara hingga batas waktu yang ditentukan dan kita tempelkan stiker penyegelan,” kata Ahmad, di lokasi.

Ditegaskan Ahmad, pihaknya akan terus lakukan pengawasan dengan mengerahkan petugas tiga pilar dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di setiap RW, terhadap lokasi yang kerap menimbulkan kerumunan orang banyak.

“Diharapkan, adanya kesadaran masyarakat akan bahaya COVID-19. Semoga pandemi ini segera berakhir,” ujarnya.

Hal senada, diungkapkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Administrasi Jakarta Timur, Budhy Novian, bahwa penindakan aturan PSBB ini perlu langkah pencegahan bersama dalam pencegahan memerangi penularan COVID-19 di DKI Jakarta.

“Sanksi penyegelan ini akan berujung dengan pencabutan izin usaha, jika masih membandel berjualan, sedangkan pelanggar tanpa menggunakan masker jika didapati kembali membandel keluar rumah tanpa masker akan kita tindak sebagai pelanggaran yustisi,” katanya. (Tri Wahyuni)