PKM Onlines Dosen UNJ, Ajarkan Komunikasi Menarik Minat Konsumen

0

JAKARTA (Suara Karya) : Strategi komunikasi menarik minat konsumen, Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) online. Sebanyak 28 orang anggota Komunitas Wirausaha Perempuan di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat ikut dalam PKM tersebut.

Dalam pembukaan Ibu Mariatun yang mewakili Ibu Camat Johar Baru menyambut baik terselenggaranya acara tersebut. Pasalnya, acara itu mendukung program kerja dari Pokja-Pokja Kecamatan yang mengelola program pendidikan dan keterampilan serta pengembangan kehidupan berkoperasi. Acara ini juga dihadiri Ibu Lurah Tanah Tinggi dan Kampung Rawa, Ibu Yayah Syamsiah.

Ketua PKM Online, Dr. Dini Safitri menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari strategi edukasi komunikasi persuasif dalam menarik minat konsumen. Tujuannya untuk meningkatkan omset penjualan dari para peserta dengan memanfaatkan ilmu social media marketing.

Dalam kegiatan tersebut, dosen UNJ berbagi tips mengenai apa yang bisa dilakukan para ibu yang berwirausaha.

Dini memaparkan, 4 faktor yang mempengaruhi komunikasi persuasif agar berhasil, yaitu Komunikator yang kredibel, Pesan yang edukatif, pintar memanfaatkan jejaring lingkungan yang menjadi target sasaran, serta jumlah pesan yang disampaikan intensif atau berkesinambungan.

Anggota PKM lainnya, Nada Arina Romli menceritakan, pemanfaatan cloud kitchen dalam usaha catering. Dengan modal mulai dari Rp 3 juta wirausaha perempuan yang ingin memulai usaha kuliner cukup menerima order dari aplikasi dan memasak produk. Untuk kurir disediakan dari jasa pengantar. Selain itu, juga akan dibantu dalam media sosial marketing. Bahkan untuk juru masak, juga akan dibantu, bisa dibutuhkan.

Salah satu peserta Sinta menanyakan Strategi penjualan agar tidak merugi untuk wirausaha pemula.

Menanggapi hal tersebut, anggota PKM Dania Siregar, menyarakan untuk memilih produk yang tahan lama. Selain itu, perlu ditetapkan target pasar dan melirik ke jejaring sosial untuk menjual atau menawarkan produk ke calon konsumen yang tepat sasaran.

“Berdagang itu pilih target yang spesifik, bukan sekadar shared dengan tawarkan semua orang. Itu bukan dagang namanya, ” ujar Dania

Penanya yang lain adalah
Ibu Saufni, seorang reseller buku dari beberapa penerbit. Ia bertanya mengenai tips berjualan buku. Pertanyaan tersebut dijawab oleh Ibu Marisa, pembicara tamu dalam acara ini, yang juga merupakan penjual buku yang sukses. Karena atas usahanya, telah berhasil mendapatkan banyak keuntungan, salah satunya hadiah jalan-jalan ke luar negeri.

Marisa memaparkan, untuk jual buku, kuncinya adalah banyak membuat pesan edukasi dengan menjadi row model. “Saya sering sharing foto sedang membaca buku-buku yang saya jual, disertai caption edukasi. Foto tersebut menjadi bukti nyata ke target konsumen saya. Karena saya sudah merasakan kelebihan dari buku-buku yang saya jual. Dari postingan tersebut, banyak yang japri tanya-tanya lalu membeli,” papar Marisa.

Di akhir acara, banyak peserta yang meminta dibuatkan kelas untuk dimentori dalam meningkatkan omset penjualan dari kegiatan wirausaha yang sudah dijalani. Hal tersebut disambut baik oleh ketua PKM Online dengan membuat WAG komunitas wirausaha perempuan kecamatan Johar Baru. (Warso)