PKS Minta Pemerintah Setop Pembahasan RUU Cipta Kerja

0
(suarakarya.co.id/Istimewa)

JAKARTA (Suara Karya): Anggota Komisi IX DPR Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati meminta pemerintah berhenti melanjutkan pembahasan Rencana Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja. Sebab, hal itu dinilai akan menambah beban buruh, khususnya dimasa pandemi Covid-19 ini.

Demikian disampaikan Mufidayati, dalam momentum peringatan Hari Buruh atau May Day, 1 Mei 2020, di Jakarta, Jumat (1/5/2020).

Dia menilai, situasi ekonomi saat ini tengah sulit karena pandemi Covid-19. Seharusnya pemerintah memberikan bantuan untuk meringankan beban buruh, dan bukan malah melakukan hal sebaliknya yang malah menjadikan beban buruh semakin meningkat dengan memaksakan pembahasan RUU tersebut.

Menurutnya, kondisi seperti ini harusnya pemerintah terus mengeluarkan kebijakan-kebijakan untuk memberikan bantuan yang meringakan beban perekonomian masyarakat.

Namun, yang terjadi oleh para buruh saat ini mereka menghadapi ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK), tidak dibayarnya tunjangan hari raya (THR), pemotongan gaji, bahkan hingga pemberhentian kerja secara permanen sudah minimpa ribuan buruh di berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Mufidayati ada prioritas lain yang harus dilakukan pemerintah dan DPR selama masa pandemi ini. Sedangkan membahas RUU Cipta Kerja yang ditentang buruh pada masa pandemi ini, kata dia, seperti memanfaatkan kesempatan. (Indra DH)