PLN Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif

0
(suarakarya.co.id/Istimewa)

JAKARTA (Suara Karya): PT PLN (Persero) memastikan tidak ada kenaikan tarif dasar listrik untuk seluruh golongan hingga saat ini. Pun, termasuk rumah tangga daya 900 Volt Ampere (VA) Rumah Tangga Mampu (RTM) dan di atasnya.

Executive Vice President Corporate Communcation and CSR I Made Suprateka mengatakan, penetapan kenaikan tarif seharusnya dilakukan setiap 3 bulan sekali oleh pemerintah, tetapi untuk tarif April hingga saat ini tidak ada perubahan alias masih sama dengan periode sebelumnya.elumnya.

“Kami pastikan saat ini tidak ada kenaikan listrik. Bahkan sejak tahun 2017 tarif listrik ini tidak pernah mengalami kenaikan,” kata Suprateka, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (3/5/2020).

Dia menjelaskan secara rinci besaran tarif yang berlaku saat ini, seperti tarif untuk tegangan rendah sebesar Rp 1.467 per kWh, tarif untuk R-1/900 VA RTM sebesar Rp 1.352 per kWh, tarif untuk tegangan menengah sebesar Rp 1.115 per kWh, dan tarif untuk tegangan tinggi sebesar Rp 997 per kWh.

Terkait peningkatan tagihan rekening listrik pada pelanggan rumah tangga, dirinya menduga lebih disebabkan oleh meningkatnya penggunaan keseharian masyarakat. Sebab, akibat adanya pandemi virus corona masyarakat lebih banyak melakukan aktivitas di rumah.

“Kami memahami di tengah pandemi ini, kebutuhan masyarakat akan listrik bertambah. Peningkatan penggunaan listrik sangat wajar terjadi dengan banyaknya aktivitas di rumah. Biasanya siang hari tidak ada aktivitas, saat ini kita harus bekerja dari rumah, otomatis penggunaan bertambah, misalnya untuk laptop dan pendingin ruangan,” imbuhnya.

Oleh karenanya, untuk membantu masyarakat menghadapi pandemi virus corona, PLN telah menjalankan keputusan pemerintah untuk memberikan stimulus berupa pembebasan tagihan rekening listrik pelanggan rumah tangga daya 450VA, pelanggan bisnis dan industry kecil daya 450 VA. Serta potongan tagihan sebesar 50 persen untuk pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi.

Di samping itu, PLN juga telah menangguhkan sementara proses pencatatan dan pemeriksaan stand meter bagi pelanggan pasca bayar. Sebagai gantinya, untuk mulai rekening bulan Mei 2020, PLN telah menyiapkan layanan melalui WhatsApp terpusat bagi pelanggan yang ingin melaporkan angka stan dan foto kWh meter.

Pelanggan pascabayar dapat mengirimkan angka stan kWh meter melalui layanan WhatsApp terpusat PLN dengan nomor 08122 123 123. Pelaporan angka stan meter dapat dilakukan oleh pelanggan sesuai tanggal pencatatan meter masing-masing pelanggan yang akan diinformasikan pada awal proses pelaporan mandiri melalui WhatsApp. (Bobby MZ)