Prabowo/Sandi Janji Fokus Industri Berorientasi Ekspor

0
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno berdialog dengan salah seorang perempuan pekerja saat mengunjungi pabrik pakaian CV Fajar Jaya, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu (15/12/2018). (Foto: Dok. Tim SSU)

PURWOKERTO (Suara Karya): Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto/Sandiaga Salahuddin Uno (Prabowo/Sandi) jika terpilih dalam Pemilu 2019 akan fokus pada industri berorientasi ekspor, kata Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno.

“Insya Allah jika kami dipilih menjadi pelayan masyarakat Indonesia, kami akan fokus kepada industri yang berorientasi ekspor untuk meminimalkan impor. Bangsa ini bisa kok berdiri dengan kaki sendiri,” katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (15/12/2018).

Sandi mengatakan hal itu saat mengunjungi pabrik pakaian milik Budhiharto, yakni CV Fajar Jaya, Jalan KS Tubun Nomor 40, Purwokerto, dalam rangkaian kunjungannya untuk menyerap aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyumas.

Saat Sandi memasuki pabrik, para pekerja yang mayoritas kaum perempuan itu awalnya tampak diam namun ketika mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta menyampaikan salam, mereka langsung menyambutnya dengan teriakan yang membahana.

Dalam kesempatan itu, Sandi berkeliling pabrik untuk melihat secara langsung proses pemotongan bahan, menjahit, hingga menjadi pakaian.

Pabrik yang berdiri sejak tahun 1958 itu semula merupakan sebuah kegiatan usaha konveksi yang dalam perkembangannya sudah menjalin kerja sama dengan sejumlah instansi pemerintahan untuk pembuatan seragam dinas dan saat ini mempekerjakan 300 karyawan.

Setelah berkeliling pabrik, Sandi menyapa seluruh pekerja yang sedang menjalankan aktivitas sesuai bagiannya.

“Mohon maaf menganggu kerjanya. Semoga semuanya dalam kondisi baik,” katanya.

Selanjutnya, dia pun bertanya apakah di antara pekerja ada yang memiliki utang untuk memenuhi kebutuhan.

“Ada yang punya utang nggak di sini. Ayo yang punya utang `ngacung` (mengangkat tangan sambil menunjukkan jari, red.),” katanya.

Ketika mengetahui ada ratusan tangan yang terangkat, Sandi ?langsung memotivasi mereka bahwa utang-utang itu akan terbayar dan pabrik bertambah maju.

“Wah ini banyak yang punya utang ya. Insya Allah, di tahun 2019 utangnya semua terbayar. Pabriknya tambah maju, karyawanmya tambah banyak, dan semoga bisa ekspor juga,” katanya disambut dengan ucapan “Aamiin” dari seluruh pekerja pabrik. (Budiono Tejaumbaran)