Program DMPA Berhasil Dongkrak Kesejahteraan Masyarakat di 297 Desa

0

JAKARTA (Suara Karya): Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) yang dikelola APP (Asia Pulp & Paper) Sinar Mas dalam tiga tahun terakhir mulai membuahkan hasil. Program itu tak hanya berhasil mengedukasi masyarakat tentang pelestarian alam dan lingkungan, tetapi juga perekonomiannya.

“Program DMPA berhasil dongkrak perekonomian 17 ribu kepala keluarga di 5 provinsi yang menjadi area konsensi lahan APP Sinar Mas. Ada 297 desa yang dapat manfaat dari program DMPA,” kata Head of Corporate Social and Security, APP Sinar Mas Agung Wiyono disela acara press briefing bertajuk “Strategi APP Sinar Mas Hadapi Musim Kemarau 2019” di Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Acara yang dibuka Direktur APP Sinar Mas, Suhendra Wiriadinata juga dihadiri Manajer Teknologi & Data Fire Management APP Sinar Mas, Gustaf Rantung.

Agung Wiyono menjelaskan, program DMPA adalah upaya pelestarian alam dan lingkungan yang dikombinasikan dengan aspek pemberdayaan masyarakat. Program itu berhasil mengedukasi masyarakat di sekitar area konsensi untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Masyarakat lalu diberi pelatihan tentang pengelolaan lahan dengan metode agroforestri, yakni bercocok tanam dengan cara tumpangsari hortikultura (sayur dan buah), tanaman pangan, peternakan dan perikanan. Sebagian dari mereka ada pula yang membuat industri kecil-menengah untuk olahan pangan, baik untuk konsumsi sendiri maupun dijual.

“Melihat manfaat ekonomi dari program DMPA, kini tak sulit lagi mengajak masyarakat di sekitar area konsensi APP Sinar Mas untuk bergabung. Dalam kurun waktu 3 tahun saja, sudah ada 17.451 kepala keluarga yang bergabung dalam program DMPA,” ujarnya.

Bahkan program DMPA mulai melibatkan kaum perempuan lewat tanaman herbal, hasil kerja sama dengan industri jamu dan kosmetik. Tercatat, ada 527 peserta perempuan dari 51 desa berpartisipasi dalam pelatihan ini. “Masih ada sekitar 50 peserta baru yang akan ikut pelatihan kewirausahaan dan pelestarian tanaman herbal,” kata Agung.

Ditegaskan, program DMPA terbagi dalam 6 pilar utama yaitu pemberdayaan ekonomi masyarakat, pemetaan sumber daya secara partisipatif, transfer teknologi, perlindungan dan pengawasan kawasan hutan, pencegahan dan penyelesaian konflik serta kemitraan pemasaran produk.

“APP Sinar Mas memfasilitasi program secara keseluruhan, mulai dari penyediaan alat, benih, pendampingan, hingga membantu memasarkan produk. Hingga Juni 2019, total dana yang dikeluarkan APP Sinar Mas melalui program DMPA mencapai Rp45 miliar,” katanya.

Program DMPA memberi perubahan pada 17.451 kepala keluarga di 297 desa yang tersebar di 5 provinsi yaitu Jambi, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur.dan Sumatra Selatan. (Tri Wahyuni)