Program Guru Penggerak Ke-4 Dibuka, Tersedia Kuota 8 Ribu

0

JAKARTA (Suara Karya): Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) membuka pendaftaran Program Guru Penggerak (GP) angkatan ke-4. Peluang terbesar untuk guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Selain guru SLB dan SMK, Program Guru Penggerak juga terbuka bagi guru TK, SD, SMP dan SMA,” kata Direktur Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, Ditjen GTK, Kemdikbud Praptono dalam siaran pers, Minggu (4/4/21).

Ia menjelaskan, program GP angkatan 1 dan 2 merekrut sekitar 5.600 calon guru penggerak dan lebih dari 1.000 pengajar praktik. Pada angkatan 4, menyasar daerah yang lebih luas lagi. Guru yang direkrut mencapai angka 8 ribu dan 1.679 untuk pengajar praktik.

Adapun sasaran Program GP angkatan 4 adalah 160 kabupaten/kota di 31 provinsi yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Papua serta Maluku. Program GP angkatan 4 dimulai 8 Oktober 2021 hingga Agustus 2022.

“Guru yang lolos seleksi akan mengikuti pelatihan Guru Penggerak menggunakan pendekatan andragogi dan blended learning (daring dan luring) selama 9 bulan. Program itu dirancang guna mendukung hasil belajar berbasis lapangan,” tuturnya.

Praptono menambahkan, sekitar 70 persen kegiatan dilakukan dalam bentuk ‘on the job learning’ atau belajar di tempat kerja. Karena itu, guru sebagai peserta Program GP harus tetap mengajar dan menggerakkan komunitas di sekolah.

Sementara itu, 20 persen waktu guru dirancang dalam bentuk kegiatan belajar bersama rekan sejawat dan 10 persen waktu lainnya untuk pembelajaran bersama narasumber, fasilitator dan pengajar praktik .

Sebagai informasi, pendaftaran dan registrasi calon GP angkatan ke-4 dibuka sejak 22 Maret hingga 24 April 2021. Calon peserta mengisi biodata, esai, mengunggah dokumen dan mengikuti Tes Bakat Skolastik (TBS).

Tahap selanjutnya, para calon GP pada 5 Juli hingga 28 Agustus 2021 akan mengikuti seleksi simulasi mengajar dan wawancara. Hasil seleksi calon GP angkatan ke-4 akan diumumkan pada 7 September 2021.

Sementara itu, Koordinator Kelompok Kerja Program Guru Penggerak, Kasiman mengatakan, Program GP angkatan ke-4 juga akan dilakukan rekrutmen bagi Calon Pengajar Praktik atau pendamping. Mereka direkrut dari unsur guru, kepala sekolah dan praktisi pendidikan.

“Pengajar praktik mempunyai peran dalam pendampingan individu, fasilitasi lokakarya, evaluasi dan memberi umpan balik kepada calon GP, membuat laporan capaian perkembangan calon GP, serta memfasilitasi proses refleksi dan rencana tindak lanjut.

Untuk calon Pengajar Praktik, pendaftaran juga dibuka pada 22 Maret hingga 24 April 2021. Penilaian seleksi tahap pertama pada 26 April hingga 1 Mei 2021, untuk memeriksa kelengkapan dokumen yang diunggah oleh peserta. Selanjutnya, panitia melakukan verifikasi dan validasi.

Peserta yang lolos seleksi diumumkan pada 7 Juni hingga 3 Juli 2021. Selanjutnya, peserta ikut seleksi simulasi mengajar dan wawancara. Sebelum ditetapkan sebagai pengajar praktik, peserta mendapat pembekalan sebagai calon pengajar praktik pendidikan guru penggerak.

Program Guru Penggerak merupakan program pendidikan yang menyiapkan para guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran masa depan, baik sebagai calon kepala sekolah, pengawas sekolah, maupun sebagai instruktur pelatihan guru.

Program juga menitikberatkan pada kemandirian guru dalam mengembangkan profesi dan kompetensi kepemimpinan pembelajaran (instructional leadership). (Tri Wahyuni)