Program Rehab Bantu Angga Selesaikan Tunggakan JKN lebih Mudah!

0

JAKARTA (Suara Karya): Angga Novedi (34), warga Cengkareng ini mengaku senang bisa ikut Program Rehab yang ditawarkan BPJS Jakarta Barat saat mengurus tunggakan iuran kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)-nya. Kartunya kini sudah aktif kembali secara cepat dan mudah.

“Andai tahu informasi ini lebih awal, saya pasti membayar iuran sebelum jatuh tempo. Tunggakan saya sampai Rp6 juta, dan berat jika harus bayar tunai sebesar itu. Untung bisa dicicil,” kata Angga yang ditemui di Kantor BPJS Jakarta Barat, Kamis (21/7/22).

Sebagai peserta, Angga sangat terbantu dengan sosialisasi program Rehab yang diperolwh sebelumnya. Lewat program itu, Angga merasa tidak terbebani dengan pembayaran yang harus dilakukan demi keaktifan kartunya pada program JKN.

“Sekarang saya dan keluarga lebih tenang, karena kartu sudah aktif kembali. Karena selain digunakan untuk berobat, kartu ini juga memperlancar urusan saya dalam proses jual beli tanah yang baru kemarin dilakukan,” ujarnya.

Sebagai karyawan di salah satu perusahaan swasta, Angga ikut memberi pesan kepada peserta JKN lain untuk tidak menunda pembayaran iuran JKN. Karena keaktifan kartu tak hanya memberi jaminan kesehatan, tapi urusan lainnya dengan pemerintah.

“Lebih baik bayar iuran tepat waktu. Beban kepada peserta yang menunggak terasa lebih berat, karena harus membayar dalam jumlah besar sekaligus,” ujarnya.

Hal itu dibenarkan Kepala BPJS Jakarta Barat, Fitria Nurlaila Pulukadang. Katanya, Program Rehab bisa diakses melalui kanal pelayanan yang tersedia di Aplikasi Mobile JKN. Peserta dapat menyelesaikan iuran tanpa perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan.

“Semua urusan terkait JKN kini bisa diselesaikan melalui ‘genggaman’. Hal itu tak saja lebih efektif dan efisien, tapi juga membantu mengurangi penyebaran covid-19,” ujar Fitria.

Dengan terdaftar dalam Program Rehab, lanjut Fitria, peserta dapat melihat informasi secara rinci di Aplikasi Mobile JKN. Dalam aplikasi, peserta dapat memilih opsi termin waktu pembayaran, yang disesuaikan dengan kondisi keuangan.

Selain itu, peserta juga dapat menghitung potensi tagihan berjalan, serta melakukan simulasi tagihan melalui Aplikasi Mobile JKN. Pembayaran yang lebih terasa ringan dan mudah menjadi solusi agar status kepesertaan dapat aktif kembali untuk mendapat jaminan pelayanan kesehatan.

Dibagian akhir, Angga menyatakan, Mobile JKN merupakan inovasi yang membuat hidup lebih efisien, baik dalam proses penyelesaian iuran maupun dalam efisiensi waktu. “Saya yang punya kesibukan lain, jadi lebih praktis dalam mengurus kartu BPJS Kesehatan. Karena nantinya tak perlu datang ke Kantor Cabang di Jakarta Barat ini,” kata Angga.
(Tri Wahyuni)