Protes Eksekusi Mati TKI, Menlu Panggil Dubes Arab Saudi

0
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi

JAKARTA (Suara Karya): Eksekusi mati terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI), Tuti Tursilawati yang dilakukan Arab Saudi, mendapat reaksi dari sejumlah kalangan, termasuk Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno LP Marsudi. Alasannya, pelaksanaan hukuman mati tersebut, dilakukan tanpa melalui notifikasi resmi.

Atas dasar itu, Retno memprotes pemerintah Arab Saudi dan memanggil Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osamah Mohammed Abdullah Shuibi, untuk meminta penjelasan langsung soal eksekusi TKI asal Majalengka, Jawa Barat, tersebut.

“Saya langsung menghubungi Menteri Luar Negeri Saudi Arabia. Saya sampaikan protes dan concern kita, seperti yang dilakukan di negara lain di Saudi Arabia, pelaksanaan hukuman mati dilakukan tanpa melalui notifikasi resmi,” kata Retno, di BNDCC, Nusa Dua, Bali, Selasa (30/10/2018).

Dalam pertemuan dengan Osamah, Menlu mendapatkan penjelasan atas eksekusi mati TKI Tuti.

“Saya juga sudah sampaikan kepada Dubes Arab Saudi di Jakarta, kemarin beliau ada di Bali, tapi sudah kembali ke Jakarta. Saya minta kembali ke Bali untuk secara langsung bertemu dengan saya menyampaikan concern dan juga protes kita mengenai masalah notifikasi ini,” ujar Retno.

“Pemerintah sudah mencoba maksimal memberikan pendampingan hukum dan upaya apa pun yang dapat dilakukan pemerintah. Detail sudah disampaikan oleh direktur perlindungan warga negara Indonesia,” ujarnya menambahkan.

Dubes Arab Saudi, sambung Retno, memahami protes keras Indonesia terkait eksekusi mati TKI Tuti. Dubes Arab Saudi meneruskan protes RI kepada pemerintahnya.

“Pada saat saya bicara dengan Dubes, dia katakan bahwa dia paham, dia sangat paham, dan dia akan sampaikan sekali lagi protes Indonesia ke capital-nya. Saya juga sudah sampaikan langsung ke Kemenlu Arab dari Dubes, saya sudah dapat informasi bahwa dia akan lakukan konsultasi untuk mempresentasikan protes dari Indonesia,” katanya. (Gan)