PTK Resmi Ambil Alih Pengelolaan Dockyard Sorong

0

JAKARTA (Suara Karya): PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) resmi mengambil alih pengelolaan bisnis Dockyard Sorong dari PT Pertamina (Persero). Diharapkan, bisnis yang semula hanya merupakan cost center menjadi profit center.

Direktur Utama PTK, Nepos MT Pakpahan menyampaikan over view serta pengelolaan dan rencana pengembangan bisnis Dockyard Sorong kepada undangan yang hadir pada acara tersebut, diantaranya

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama bersama dengan Komisaris Independen, Iggi Haruman Achsien.

Dalam kunjungan tersebut, Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) turut didampingi oleh Anggota Komisi X DPR RI, Robert J. Kardinal; CEO PT Pertamina International Shipping, Erry Widiastono; Komisaris Utama  PTK, Amir Hamzah; Komisaris PTK, Andi Saiful Haq; Direktur Utama PTK, Nepos MT Pakpahan; Direktur Pemasaran PTK; Arsono Kuswardanu; serta tim manajemen dari PT Pertamina International Shipping dan PTK.

“PTK optimis mampu untuk meningkatkan kinerja bisnis Dockyard Sorong, melalui program Quick win yang terdiri atas optimasi okupansi dan revitalisasi sarana dan fasilitas Dock, digital marketing, dan perbaikan sarana tambat apung dan sarana bantu navigasi pelayaran (SBNP). Adapun untuk tahap selanjutnya, Dockyard Sorong akan mengembangkan strategic partnership dengan galangan kapal lain, konversi energi dari bahan bakar diesel ke green energy, sinergi procurement dengan mekanisme supplier held stock (SHS), pengembangan market ke K3S lain, offshore, dan kapal pesiar,” ungkap Nepos, Rabu (27/10/2021).

Pada saat meninjau area Graving Dock dan Slipway 1 & 2, Basuki Tjahaja Purnama menyampaikan, “Pembentukan Subholding Pertamina merupakan langkah strategis perusahaan yang sejalan dengan kondisi bisnis saat ini. Kami di jajaran Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) mengharapkan Subholding Integrated Marine Logistics dapat berinovasi untuk menciptakan nilai tambah, termasuk dalam pengembangan Dockyard Sorong. Value creation ini bisa dicapai salah satunya dengan strategic partnership dengan partner yang mempunyai market, skill serta teknologi untuk pengembangan integrated logistic supply chain ke depannya.”

Pengelolaan Dockyard Sorong yang saat ini dikelola oleh PTK, merupakan salah satu bentuk  aliansi strategis antar anak perusahaan di lingkungan bisnis marine dan harus memberikan manfaat lebih bagi aspek operasi dan komersial bagi Pertamina Group. Subholding Integrated Marine Logistics melalui PTK beserta jajaran manajemennya mendapatkan kepercayaan penuh untuk mengelola Dockyard Sorong dan Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) akan memberikan support secara maksimal dalam proses pengelolaannya.

Ke depannya, terkait dengan pengembangan dockyard khususnya di wilayah Indonesia Timur diharapkan dapat menarik minat investor. Penjajakan dengan mitra strategis baik domestik maupun internasional. (Pramuji)