Raih 7 Medali Emas, Mahasiswa UNJ Sulit Ditandingi di Lomba Senam Kreasi Virtual Antar Perguruan Tinggi

0

JAKARTA (Suara Karya) : Para pesenam mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) masih terlalu tangguh ditandingi lawan-lawannya yang mewakili 17 Perguruan Tinggi datang dari 7 Provinsi di Indonesia. Semua itu terbukti setelah mengumpulkan 7 medali emas di Lomba Senam Kreasi Virtual Antar Perguruan Tinggi UNJ tahun 2020.

“Kami benar-benar salut dan memberikan acungan jempol atas ketangguhan mahasiswa UNJ yang tampil dalam lomba senam kreasi. Dari delapan kategori yang dilombakan, 7 medali emas dapat direbutnya,”papar Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UNJ, Dr. Abdul Sukur, S.Pd., M.Si setelah menerima laporan Dosen Pembina Senam Dr. Fahmy Fachrezzy,M.Pd di Jakarta, kemarin.

Dikatakannya, merebut prestasi optimal dalam olahraga senam tidak seperti yang masyarakat bayangkan. Karena membutuhkan persiapan yang matang. Begitu juga dengan teknik gerakan yang sempurna, apalagi menggunakan penilaian secara virtual.

Dengan begitu, para pesenam selain dituntut mengalahkan diri sendiri, juga melakukan gerakan yang energik. Semua itu tentunya membutuhkan konsentrasi dan teknik, serta stamina yang mumpuni. Dengan harapan, semua gerakan yang dilakukan mempunyai nilai sempurna.

Lebih jauh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UNJ mengatakan, lomba senam yang dibuka  Drs. Mustara Musa M.Pd tim UNJ meraih  hasil memuaskan mengumpulkan 7  emas, 2 perak dan 2 perunggu dinobatkan sebagai juara umum dalam lomba Senam Kreasi Virtual Antar Perguruan Tinggi tahun 2020.

Adapun urutan kedua pengumpul medali terbanyak dipegang tim Universitas Gorontalo dengan mengantongi 1 medali emas, dan 2 perak. Tempat ketiga diambil Universitas Negeri Medan mengumpulkan 2 perak dan 2 perunggu.

Selanjutnya posisi keempat dipegang Universitas Negeri Sebelas Maret dengan 1 perak, diikuti Akper RSP TNI AU meraih 1 perak, posisi keenam Universitas Jambi dengan 1 perunggu. Tempat ketujuh Universitas Pendidikan Ganesha meraih 1 perunggu, dan kedelapan diambil Akper Yayasan Jalan Kimia dengan membawa pulang 1 perunggu. Sementara peserta dari 7 perguruan tinggi lainnya yang juga ambil dalam lomba senam kreasi belum kebagian medali.

“Kami berharap bagi peserta yang belum meraih medali tetap memiliki semangat menyala. Dengan harapan, di lomba senam selanjutnya memiliki persaingan ketat. Bahkan mampu meraih prestasi yang diharapkan,”jelas Dr. Abdul Sukur lagi.

Sementara saat membuka lomba senam kreatif antar perguruan tinggi drs. Mustara Musa mengatakan, ditengah pandemi banyak perubahan yang perlu diadaptasi pada mahasiswa. Salah satunya kegiatan kemahasiswaan seperti lomba senam kreasi.

Kegiatan itu menjadi upaya dalam mempromosikan aktifitas dalam rangka meningkatkan fisik dan mental dengan protokol kesehatan dimasa pandemi covid-19. Melakukan senam menjadi salah satu alternatif aktifitas fisik yang dapat dilakukan di ruang yang tidak terlalu luas.

“Dengan adanya lomba senam kreasi antar perguruan tinggi dapat memberikan model aktifitas fisik bagi masyarakat, serta menjadi ajang silaturahmi bagi mahasiswa yang tampil didalamnya,”papar Mustara dengan semangat. (Warso)