Rapat Paripurna DPR Setujui 55 RUU Masuk Prolegnas Prioritas 2019

0

JAKARTA (Suara Karya): Rapat Paripurna DPR akhirnya menyetujui 55 RUU masuk dalam Prolegnas (Pogram Legislasi Nasional) Prioritas 2019. Sebanyak 43 RUU Prolegnas 2018 dan 12 RUU baru.

Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto, di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (31/10/2018). Selanjutnya DPR memasuki masa reses hingga akhir November mendatang.

Berikut daftar RUU dan non-RUU yang akan diperpanjang pembahasannya:
1. RUU tentang Larangan Minuman Beralkohol
2. RUU tentang Pertembakauan
3. RUU tentang Sisnas IPTEK
4. RUU tentang Kewirausahaan Nasional
5. RUU tentang Wawasan Nusantara
6. RUU tentang KUHP
7. RUU tentang Jabatan Hakim
8. RUU tentang Mahkamah Konstitusi
9. RUU tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
10. RUU tentang Perkoperasian
11. RUU tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh
12. RUU tentang Penghapusan Kekerasan Seksual
13. RUU tentang Kebidanan
14. RUU tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara
15. RUU tentang Ekonomi Kreatif

Sebelumnya, Ketua Baleg Supratman Andi Agtas mengatakan, 12 RUU baru yang masuk dalam Prolegnas Prioritas tahun 2019 sebanyak 7 RUU Usulan DPR. Yakni:
1. RUU tentang Perubahan atas UU No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
2. RUU tentang Energi Baru dan Terbarukan
3. RUU tentang Perubahan atas UU No 12/2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan
4. RUU tentang Perubahan atas UU No 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana
5. RUU tentang Permusikan
6. RUU tentang Keamanan dan Pertahanan Siber
7. RUU tentang Perubahan atas UU No 17/2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan

Empat RUU Usulan Pemerintah:
1. RUU tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara
2. RUU tentang Hukum Acara Perdata
3. RUU tentang Perlindungan Data Pribadi
4. RUU tentang Wabah, dan satu RUU Usulan DPD, yakni RUU tentang Bahasa Daerah. (Gan)