Rektor Bangga, Mahasiswa UNJ Pecahkan Dua Rekor PON dan Raih 114 Medali di PON XX Papua 2021

0

JAKARTA (Suara Karya) : Rektor UNJ Prof.Dr. Komarudin, M.Si memberikan acungan jempol pada mantan, mahasiswa dan mahasiswi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang mengukir 114 medali bagi daerahnya masing – masing di PON XX Papua 2021. Begitu juga dapat memecahkan dua rekor PON atas nama Diva Renata Jayadi (atletik) di nomor lompat galah putri dan Petrol Apostle Kambey (selam) dalam 50 apnea putra.

Sebanyak 80 mantan dan mahasiswa serta mahasiswi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang tampil di Pekan Olahraga Nasional 49 diantaranya mengukir medali emas, 31 perak dan 34 medali perunggu hingga hari Selasa (12/10/2021) pukul
19.10.

“Kami bersyukur dan bangga atlet yang datang dari mantan dan mahasiswa serta mahasiswi UNJ menyuguhkan prestasi optimal bagi kontingen daerahnya masing – masing saat tampil di PON XX Papua 2021,”tegas Rektor UNJ Prof.Dr. Komarudin, M.Si di Jakarta, kemarin.

Melalui prestasi yang diukir dikancah pesta olahraga nasional empat tahunan itu kata Rektor lagi, dapat membawa nama harum kontingen dari daerahnya masing – masing dan bendera UNJ.

Bahkan prestasi yang diukir mahasiswi UNJ di PON XX Papua 2021 bukan sekedar medali emas, namun mampu memecahkan rekor PON. Melalui Diva Renata Jayadi yang tampil di nomor lompat galah putri dengan catatan ketinggian 4.0 m. Begitu juga di cabang selam, Petrol Apostle Kambey dalam 50 apnea putra memecahkan rekor waktu PON di angka 13:55.

Prestasi itu sangat spektakuler dan patut dipertahankan. Bahkan harus ditingkatkan lagi agar bisa masuk Pelatnas untuk dipersiapkan ke multi event ASEAN maupun Asia. “Dalam dunia olahraga, mahasiswa UNJ yang tergabung dalam Pelatnas sudah membuktikan saat menyumbang 7 medali emas di Asian Games 18 tahun 2018,”kata Rektor UNJ.

Sedang Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UNJ, Dr. Abdul Sukur, S.Pd., M.Si. mengatakan, sebanyak 80 mantan, mahasiswa dan mahasiswi tampil di PON XX Papua tersebar membela kontingen DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Banten, Jawa Barat, Papua, Bali, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Papua Barat, Jawa Timur dan
Jambi.

Melalui prestasi yang dimiliki katanya, dapat membawa nama baik UNJ dan Kontingen yang diperkuatnya. Apalagi dapat menyumbang medali dan berhasil memecahkan rekor PON XX di Papua tahun 2021.

Pada kesempatan terpisah Dekan FIK UNJ, Dr. Johansyah Lubis, MPd, memberikan apresiasi pada semua mahasiswa UNJ yang tampil di PON XX Papua dengan membela kontingen daerahnya masing – masing.

Melalui prestasi yang dimiliki selama melanjutkan kuliah di UNJ dapat dipertajam dan berhasil mengukir medali, baik emas, perak dan perunggu di PON XX Papua.

Seperti halnya mahasiswa yang meraih medali emas di cabang atletik atas nama Emilia Nova tampil di nomor 100m gawang putri, Hadinur Muhammad turun di nomor baseball beregu putra juga meraih medali emas bagi daerahnya.

Begitu juga dicabang Cricket yang mengukir medali emas bagi tim kesangannya adalah Rahmawati Dwi Pangestuti tampil di nomor super eight beregu putri. Sedang di cabang polo air medali emas diraih Desthia Ramadhina dan Thytania Rhamadini saat membela timnya.

Adapun di cabang judo, Fania Farid tampil di kelas -78Kg putri meraih medali emas, dan di nomor beregu campuran juga mengukir medali emas. Dicabang menembak, Muhammad Sejahtera Dwi Putra tampil di nomor individual 10m running target putra juga menyabet medali emas.

Sementara di cabang senam artistik
Rifda Irfanaluthfi membuat kejutan meraih medali emas di nomor beregu putri, perorangan serba bisa dan perorangan floor. Sedang di nomor
perorangan meja lompat meraih medali perunggu.

Dari cabang sepaktakraw
Yunita Indria meraih medali emas lewat nomor tim double event putri bersama Alda Aulia Apriliana dan Asmaul Husna serta Dita Pratiwi. Dicabang sepatu roda medali emas diukir Syah Arya Fikri Prasetya Bogar di nomor team time trial putra 10km,
Farah Amalia tampil di nomor individual time trial 500 m, dan rellay 3000 m.

Sedang di cabang selam kolam,
Petrol Apostle Kambey turun di 100m Surface Putra dan 50m Apnea Putra mengukir medali emas dan pecahkan rekor PON. Adapun di cabang taekwondo, Defia Rosmaniar ukir emas di nomor poomsae inividual putri, dan poomsae tim putri. Sedang Permata Cinta Nadya yang tampil di nomor Kyorugi -67Kg putri meraih medali emas.

Begitu juga Muhammad Bassam RR di Kyorugi -68kg putra meraih medali emas, dan Dinggo Ardiyan di Kyorugi -80kg putra ukir medali emas, serta
Ni Kadek Heni Prikasih di Kyorugi -46kg putri juga meraih medali emas. Adapun diterbang layang medali emas diraih Ghazi Satriando H.J. di nomor Duration Flight Kelas Schweizer SGS 1-26 putra.

Johansyah menghimbau, agar mahasiswa UNJ yang mempersembahkan medali emas bagi daerahnya masing – masing terus terpacu melakukan latihan setelah PON XX Papua berakhir 15 Oktober 2021. Dengan harapan, prestasi yang dimiliki dapat ditingkatkan kejenjang internasional. (Warso)