Resmi Ditutup, Menko PMK Serahkan Bendera Estafet IOI ke-35 ke Hungaria

0

JAKARTA (Suara Karya): Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menutup secara resmi ajang kompetisi sains tingkat dunia dan tertua, International Olympiad in Informatics (IOI) ke-34 di Yogyakarta.

Pelaksanaan IOI 2023 akan digelar di Hungaria. Serah terima bendera estafet IOI diwakili Menko PMK ke pemerintah Hungaria yang diwakili Duta Besar Hungaria, Lilla Karsay.

Muhadjir menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta IOI baik secara daring maupun luring. Hal itu merupakan bukti, masyarakat global memiliki semangat tinggi untuk bangkit kembali dari tantangan, tak mudah menyerah pada situasi yang penuh keterbatasan.

“IOI merupakan wujud kekuatan ilmu dan pendidikan dalam tekad kebersamaan dan kolaborasi yang selaras dengan semangat Presidensi G20 tahun 2022,” ucap Muhadjir usai menutup IOI secara hibrida dari kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta, Minggu (14/8/22).

Menteri Negara Inovasi dan Pendidikan Tinggi Hungaria, Gyorgy Laszlo secara daring memberi apresiasi yang sama kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksaan IOI ke-34 di Indonesia.

“Pelaksanaan IOI ke-35 di Hungaria bertepatan dengan selebrasi 120 tahun peringatan kelahiran penemu ilmu konputer dasar dan berbagai disiplin ilmu, John Von Neumann.

“Siswa Hungaria telah berkompetisi dengan baik dan berhasil meraih hampir 100 medali dalam 20 tahun terakhir. Hal itu bisa terjadi karena pendidikan bidang informatika sangat diutamakan di Hungaria,” tuturnya.

Ditambahkan, bidang informatika dan matematika menjadi warisan terbesar bagi Hungaria, karena masyarakat tidak percaya bahwa matematika itu mudah, jika dibandingkan dengan rumitnya kehidupan,” kata Gyorgy seraya mengutip pernyataan John Von Neumann yang terkenal itu.

Sebelumnya, President of IOI, Benjamin Burton mengajak peserta untuk menjadi bagian perubahan dunia. “Kita bisa menjadi bagian dari perubahan, gunakan kepintaran dan kekuatan kalian untuk mengubah sesuatu yang baik untuk kemanusiaan,” ucapnya. (Tri Wahyuni)