Resmikan Lab Terpadu PUT, Dirjen Diksi Minta PNJ Terus Berinovasi!

0

JAKARTA (Suara Karya): Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), Kiki Yuliati, meresmikan Gedung Laboratorium Terpadu Pusat Unggulan Teknologi (PUT) Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).

Kehadiran gedung berdesain futuristik diharapkan menjadi sentral bagi mahasiswa di seluruh jurusan, terutama rumpun teknik/rekayasa dalam menerapkan praktik kerjanya.

“Gedung Laboratorium Terpadu ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memberi layanan terbaik bagi mahasiswa,” kata Dirjen Kiki dalam siaran pers, Senin (9/1/23).

Kiki Yuliati menambahkan, kehadiran Gedung Laboratorium Terpadu PUT tak hanya akan meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi mahasiswa, tetapi juga meningkatkan pendapatan kampus. Mengingat PNJ saat ini adalah perguruan tinggi negeri (PTN) satuan kerja badan layanan umum (BLU) di Indonesia.

“Gedung baru ini diharapkan dapat menambah pendapatan kampus di luar UKT (Uang Kuliah Tunggal). Tidak ada mahasiswa yang bahagia kalau dosen sendiri tidak bahagia,” ujarnya.

Pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu didanai dari Program Hibah Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2022. Hal itu menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Kiki menambahkan, gedung yang baru diresmikan itu akan menjadi kekuatan besar bagi Indonesia di masa depan. Ia berharap akan lahir sumber daya manusia (SDM) mumpuni yang menjadi calon pemimpin bangsa masa depan.

“Jadikan kepentingan mahasiswa adalah yang utama. Karena mahasiswa akan menjaga Indonesia di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PNJ, Zainal Nur Arifin dalam sambutannya mengatakan, Gedung Laboratorium Terpadu PUT akan digunakan sebagai pusat pelatihan maupun uji kompetensi terkait bidang teknik yang akan dimanfaatkan industri maupun masyarakat.

“Kami sudah bekerja sama dengan PT Liugion Indonesia untuk menjadikan PUT sebagai pusat latihanmereka,” tuturnya.

PT Liugion Indonesia merupakan salah satu perusahaan alat berat yang berbasis di Tiongkok. Kerja samanya dengan PNJ selama ini berlangsung baik.

Di bagian akhir acara, rombongan melakukan peninjauan gedung berlantai 4 empat yang dilengkapi smart building seperti ‘building otomation system’ dan green building seperti panel surya untuk alternatif kelistrikan dan pengelolaan air limbah.

Gedung ini juga dilengkapi fasilitas pendukung lainnya, seperti Pusat Unggulan Teknologi Infrastruktur berupa smart classroom, software, dan peralatan penunjang digitalisasi konstruksi. (Tri Wahyuni)