PELANTIKAN PP PERDOSRI
Rumaisah Hasan Resmi Gantikan Tirza Tamin Sebagai Ketum Perdosri 2022-202

0

JAKARTA (Suara Karya): dr. Rumaisah Hasan, SpKFR, NM (K) resmi dilantik sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi di Indonesia (Perdosri) periode 2022-2025, di Hotel Fairmont, Jakarta Selatan, Jumat (16/12/2022). Pelantikan dan pembacaan sumpah ini dipimpin Ketua Umum PB IDI dr. Adib Khumaidi, SpOT.

Sekadar informasi, dr Rusmiah Hasan menggantikan Ketua Umum sebelumnya yang dijabat Dr. dr. Tirza Z Tamin, Sp.K.F.R., M.S. (K).

Dalam kesempatan itu dr. Adib Khumaidi mengatakan, para dokter harus mampu mengelola organisasi yang mempunyai tanggung jawab mengawal profesionalisme yang melibatkan etik.

“IDI tetap menjadi organisasi profesi yang tidak hanya memikirkan kesejahteraan anggota saja, namun mengawal hak dan kesejahteraan masyarakat dan anggota,” kata dr. Adib di lokasi acara.

Menurutnya, saat ini yang dibutuhkan adalah upaya konsolidasi dan kolaboratif dengan melibatkan semua pihak (stakeholders). Karena problema kesehatan di Indonesia tidak bisa disimplifikasi.

Adanya persaingan lanjut dia, dapat menempatkan IDI pada konflik profesional bahkan etik, sehingga perlu ada concern terhadap konflik profesionalisme yang terjadi saat ini. “Mari kita merangkul semua kepentingan anggota, karena organisasi profesi yang kita miliki sekarang bukan hanya milik pengurus namun milik semua anggota. ” ujar dr. Adib.

Pada kesempatan yang sama dr Rumaisah Hasan mengatakan, Perdosri sangat concern terhadap segala hal yang dapat mengganggu kesehatan manusia secara holistik. Dengan diadakannya sarasehan untuk menarik benang merah yang menghubungkan pengurus pusat dari masa ke masa, sehingga mengurangi kemungkinan kesalahan di masa lalu.

Perdosri juga kata dr Rumaisah, mengadakan rapat kerja (raker) yang menekankan pada visi organisasi untuk menjadi unggul dan disegani melalui penguatan potensi anggota dengan asas kolaboratif, profesional dan inovatif yang diwujudkan melalui misi perdosri.

“Semoga perdosri dapat terus menjadi organisasi yang dinamis namun selalu dapat beradaptasi dan terus memberikan kontribusinya. Kita harus terus bergandengan tangan dan berkontribusi secara kolaboratif,” kata dr Rumaisah.

Dia.memgungkapkan, Perdosri memiliki komitmen meningkatkan pemerataan pelayanan SpKFR di pelosok Nusantara yang sejauh ini telah meningkatkan pemerataan pelayanan SpKFR di pelosok Nusantara dari 47.08 % ke 66.27 %.

“Kedepannya kami berkomitmen untuk berperan lebih aktif dalam sektor kedokteran wisata dan juga program disabilitas di semua derajat dari hulu ke hilir, termasuk implementatif research untuk pengembangan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Komitmen selanjutnya kata dia, yakni meningkatkan peran Dokter SpKFR dalam Kesehatan Haji dengan mengoptimalkan kesiapan jemaah haji dalam menjalankan ibadah haji, yang diharapkan dapat mengurangi angka morbiditas dan mortalitas. (Bayu)