Sambut Maulid Nabi, Majalah Mata Air Gelar Lomba Baca Buku Rasulullah

0
(Suarakarya.co.id/Tri Wahyuni)

JAKARTA (Suara Karya): Majalah Mata Air menggelar lomba membaca buku kehidupan Rasulullah, Muhammad SAW. Lomba berhadiah total hingga Rp60 juta itu bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Maulid Nabi.

“Nama pemenang lomba akan diumumkan pada puncak peringatan Maulid Nabi, 1 November 2020,” kata Ketua Pelaksana Lomba Membaca Kehidupan Rasulullah, Tegar Rezavie Ramadhan dalam keterangan pers secara virtual, Sabtu (22/8/20).

Tegar menjelaskan, lomba juga bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi masyarakat Indonesia. Apalagi mengajak orang untuk membaca buku atau majalah yang bersifat kajian yang membutuhkan pemahaman yang mendalam.

“Saya tak menyangka jika ada pembaca Mata Air itu ada anak-anak usia sekolah dasar dan ingin ikut lomba membaca ini. Akhirnya diputuskan tidak ada batasan umur dalam lomba ini,” ucap Tegar.

Hal senada dikemukakan Pimpinan Redaksi Majalah Mata Air, Astri Katrini Kalafta Cil. Majalahnya menarik kalangan siswa karena bertema sains, budaya dan spiritualitas dalam bentuk kajian yang menarik dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami masyarakat.

“Dalam lomba sebelumnya, kami juga tidak menyangka akan diikuti kalangan siswa. Ternyata ada siswa yang tertarik atas artikel sains yang ditulis dalam Mata Air. Agar dapat nuansa yang berbeda, jika sebelumnya lomba menulis, kini lomba membaca,” tuturnya.

Rencana lomba membaca ini, lanjut Astri, mendapat sambutan dari sejumlah pakar pendidikan dan pengasuhan (parenting). Karena saat ini, minim sekali pihak yang menggelar lomba membaca. Kebanyakan lomba berkaitan dengan hal-hal berbau digital.

“Segala sesuatu itu pasti ada baik dan buruknya. Termasuk pandemi. Jika dulu, kita tak punya waktu untuk menikmati waktu di rumah, sekarang malah diminta untuk di rumah saja selama berbulan-bulan. Ini kesempatan bagi kita untuk mulai melakukan yang keinginan lama seperti mengaji AlQuran, membaca buku, menulis, riset atau apa saja,” tuturnya.

Ditambahkan, Mata Air mungkin tidak dikenal secara luas di Indonesia. Padahal majalah tersebut telah terbit sejak 5 tahun lalu. Majalah tiga bulanan itu berisi kajian ilmiah populer tentang sains, budaya dan spiritual. Pembaca diajak menyelami hubungan antara materi dan esensi, yang pada akhirnya bermuara kepada Sang Pencipta.

Tegar menyebutkan, pendaftaran lomba sudah dibuka sejak 17 Agustus hingga 6 September. Tahap membaca buku pada 7 September-24 Oktober 2020. Tahap seminar digelar 2 kali yaitu 12 dan 26 September 2020, lalu tahap berikutnya pada 10 dan 24 Oktober 2020. Tahap ujian online pada 25 Oktober 2020.

“Tahap berikutnya adalah pengumuman pemenang sekaligus seremoni peringatan Maulid Nabi pada 1 November 2020,” ucap Tegar yang menargetkan ada sekitar 10 ribu pendaftar pada lomba kali ini.

Ditambahkan, panitia akan menggelar kuis setiap selesai seminar. Proporsi skor quiz sebesar 40 persen dari rata-rata 4 quiz dalam 4 seminar tersebut. Peserta akan dapat skor tertinggi di ujian final pada 25 Oktober 2020. Proporsi skor ujian final sebesar 60 persen.

Tentang buku yang diujikan, Tegar menyebutkan, Cahaya Abadi Muhammad SAW Kebanggaan Alam Semesta Jilid 1, karya Muhammad Fethullah Gulen dan buku kedua adalah Sirah Nabawiyah, karya Syekh Shafiyurrahman al Mubarakfuri. Kedua buku tersebut dapat dibeli secara online. (Tri Wahyuni)